Gula Darah Mencapai 500 mg/dL – Penyebab dan Apa yang harus Dilakukan?

October 23, 2025 by Primecare Clinic
56107-1-1200x800.webp

Normalnya kadar gula darah pada pemeriksaan acak adalah <200 mg/dL. Jika didapatkan hasil melebihi angka tersebut, perlu dilakukan pemeriksaan gula darah lanjutan di laboratorium yang meliputi, gula darah puasa (GDP), gula darah 2 jam setelah makan (GDPP), dan HbA1C. Jika hasil pemeriksaan gula darah menunjukkan melebihi nilai normal dapatkan dikatakan hiperglikemia. Selanjutnya, jika hasil pemeriksaan gula darah memenuhi kriteria diagnosis menurut dokter, maka pasien dapat didiagnosis sebagai diabetes. 

Terapi diabetes mengharuskan pasien rutin mengonsumsi obat sehingga dibutuhkan kepatuhan dan komitmen yang kuat pada pasien. Salah satu obat yang digunakan adalah insulin. Jika pasien sering melewatkan penggunaan insulin, hal itu bisa berdampak buruk pada perkembangan diabetesnya dan menyebabkan komplikasi akut, yaitu diabetes ketoasidosis (DKA) dan status hiperglikemia hiperosmolar (SHH).

Disclaimer: Anda bisa mengecek risiko diabetes Anda dengan kalkulator pada tautan ini.

Potensi Penyebab Gula Darah Naik Sampai 500 mg/dL

Kenaikan gula darah yang ekstrem hingga 500 mg/dL pada penderita diabetes merupakan komplikasi yang dapat terjadi dan disertai dengan adanya keton yang disebut Diabetes Ketoasidosis (DKA). Rentang kadar gula darah pada DKA adalah 300-600 mg/dL. Penyebab paling umum terjadinya DKA adalah kekurangan insulin relatif atau absolut. Kekurangan insulin ini diperparah oleh kondisi dehidrasi dan asidosis.

Pemicu umum yang menyebabkan kenaikan gula darah pada DKA, meliputi:

1. Ketidakpatuhan pasien terhadap terapi insulin

Ini adalah faktor yang umum menyebabkan DKA. Bentuk ketidakpatuhan pada pasien adalah melewatkan suntikan insulin, dosis insulin yang salah, atau pompa insulin yang tersumbat. 

2. Infeksi

Penyakit infeksi yang terjadi pada pasien diabetes dapat menyebabkan stres katabolik yang kemudian berisiko berkembang menjadi DKA. Jenis infeksi yang sering terjadi adalah pneumonia dan infeksi saluran kemih. 

3. Penyakit akut, cedera, pembedahan

Hal ini juga menyebabkan tubuh mengalami stres katabolik yang dapat berkembang menjadi DKA.  

4. Penyakit lain 

Penyakit lain yang dapat memicu DKA, yaitu serangan jantung dan stroke.

5. Penggunaan alkohol atau obat-obatan terlarang

Penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan dapat menyebabkan DKA. 

6. Konsumsi obat tertentu

Beberapa obat dapat memengaruhi metabolisme karbohidrat dan memicu DKA, seperti obat diuretik (obat untuk gangguan ginjal dan jantung) atau kortikosteroid (obat anti radang).

Apa Saja Gejala Jika Gula Darah Naik Sampai 500 mg/dL?

Perkembangan DKA berjalan lambat. Namun, DKA adalah kondisi emergensi yang dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui gejala apa saja yang menyertai agar caregiver dan keluarga sadar bahwa pasien harus segera dibawa ke fasilitas pelayanan kesehatan. 

Gejala awal dapat berupa:

  1. Terasa sangat haus
  2. Buang air kecil lebih sering dari biasanya

Gejala lainnya dapat segera muncul, yaitu:

  1. Bernapas cepat dan dalam yang membuat pasien sulit bernapas
  2. Mulut dan kulit kering karena terjadi dehidrasi
  3. Napas berbau seperti buah-buahan yang disebut dengan napas Kussmaul.
  4. Nyeri kepala
  5. Nyeri otot dan terjadi kekakuan otot
  6. Terasa lelah
  7. Mual dan muntah.
  8. Nyeri perut

Bahaya Gula Darah Naik Sampai 500 mg/dL

Kadar gula darah 500 mg/dL menunjukkan terjadinya krisis hiperglikemia. Kondisi ini harus segera ditangani  karena merupakan komplikasi diabetes yang mengancam jiwa.

Bahaya utama dari gula darah yang sangat tinggi dan DKA, di antaranya:

1. Asidosis Metabolik dan Ketonemia

Tubuh mulai membakar lemak untuk energi, menghasilkan keton yang berlebihan, membuat darah menjadi lebih asam (asidosis metabolik). Kadar keton yang tinggi dapat meracuni tubuh.

2. Dehidrasi berat

Gula darah yang tinggi menyebabkan kondisi diuresis osmotik (sering buang air kecil), yang mengakibatkan dehidrasi dan ketidakseimbangan elektrolit. Dehidrasi yang parah dapat menyebabkan hipotensi (tekanan darah rendah) dan jika tidak segera ditangani akan berakibat kematian.

3. Ketidakseimbangan Elektrolit

Pasien DKA sering mengalami penurunan elektrolit, seperti kalium sehingga menyebabkan hipokalemia berat. Kondisi ini berpotensi menyebabkan kelemahan otot, irama jantung tidak teratur, dan henti jantung. Selain itu, dapat juga terjadi kekurangan magnesium dan fosfat.

4. Koma Diabetik

Pada DKA dapat terjadi penurunan kesadaran yang disebut dengan koma diabetik dan berisiko mengakibatkan kematian.

5. Pembengkakan Otak

Ini adalah penyebab utama kematian pada kasus DKA, terutama pada pasien berusia muda. 

6. Risiko Peradangan dan Kardiovaskular

Hiperglikemia menyebabkan kondisi peradangan yang berat dan peningkatan senyawa peradangan, serta faktor risiko kardiovaskular.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Gula Darah Naik Sampai 500 mg/dL?

Jika didapatkan hasil pengukuran gula darah mencapai 500 mg/dL atau ditemukan keluhan/gejala seperti yang telah dibahas sebelumnya, segera bawa pasien ke instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit agar segera mendapat terapi yang meliputi: 

  1. Pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui adanya keton atau tidak
  2. Rehidrasi untuk mengganti cairan yang hilang (dehidrasi) karena seringnya buang air kecil dan membantu mengencerkan kelebihan glukosa di dalam darah.
  3. Pemberian elektrolit akibat banyaknya elektrolit yang keluar bersamaan dengan urin.
  4. Pemberian Insulin untuk menekan kadar gula darah yang sangat tinggi.
  5. Pemberian obat medis lainnya yang dapat menjadi penyebab terjadinya diabetes ketoasidosis, seperti antibiotik untuk infeksi.

Konsultasi Gula Darah di Primecare Clinic

Jika kamu mengalami kesulitan mengontrol gula darah, konsultasikan di Primecare Clinic. 

Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C.

Jangan tunggu sampai muncul gejala dan komplikasi, mulailah memantau gula darah sejak secara rutin. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.