Berapa Kebutuhan Karbohidrat untuk Penderita Diabetes? Ini Jawabannya!

Karbohidrat sering dianggap sebagai musuh bagi penderita diabetes. Padahal, karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh sebagai sumber energi utama, terutama untuk otak dan sistem saraf.
Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019 dari Kementerian Kesehatan RI, kebutuhan karbohidrat harian orang dewasa sehat berkisar antara 45–65% dari total energi harian. Jika kebutuhan energi seseorang adalah 2.000 kkal per hari, maka jumlah karbohidrat idealnya sekitar 225-325 gram per hari.
Kebutuhan Karbohidrat Harian untuk Penderita Diabetes
Bagi penderita diabetes, kebutuhan karbohidrat sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang sehat. Perbedaannya terletak pada pemilihan jenis dan pengaturannya agar kadar gula darah tetap stabil.
Penderita diabetes dianjurkan untuk memilih sumber karbohidrat kompleks dan tinggi serat, seperti nasi merah, oat, kentang rebus, atau roti gandum. Jenis karbohidrat ini dicerna lebih lambat sehingga membantu menjaga kestabilan gula darah dan memberikan rasa kenyang lebih lama.
Cara Memenuhi Kebutuhan Karbohidrat bagi Penderita Diabetes
Agar kebutuhan karbohidrat tetap tercukupi tanpa meningkatkan risiko lonjakan gula darah, beberapa langkah berikut bisa diterapkan:
1. Pilih Sumber Karbohidrat Kompleks
Pilih makanan seperti nasi merah, beras cokelat, ubi, jagung, atau quinoa. Jenis karbohidrat ini dicerna tubuh secara perlahan, sehingga dapat membantu menjaga kestabilan gula darah dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
2. Konsumsi Serat Cukup Setiap Hari
Penuhi kebutuhan serat dari sayuran, buah rendah gula seperti apel, pir, dan pepaya, serta kacang-kacangan untuk membantu memperlambat penyerapan glukosa..
3. Batasi Gula Sederhana dan Makanan Olahan
Kurangi konsumsi minuman manis, kue, atau sereal instan yang tinggi gula tambahan untuk membantu menekan risiko lonjakan gula darah.
4. Perhatikan Porsi dan Waktu Makan
Sebar porsi karbohidrat secara merata dalam tiga kali makan utama dan dua kali camilan. Pola makan teratur membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil sepanjang hari.
5. Kombinasikan dengan Protein dan Lemak Sehat
Lengkapi sumber karbohidrat dengan lauk tinggi protein seperti ikan, telur, tempe, atau tambahan lemak sehat dari alpukat dan kacang-kacangan untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.
Bahaya Jika Kebutuhan Karbohidrat Tidak Terpenuhi
Mengurangi asupan karbohidrat secara berlebihan dapat membuat tubuh kekurangan energi dan mengganggu fungsi metabolisme. Pada penderita diabetes, kondisi ini berisiko menyebabkan hipoglikemia, yaitu kadar gula darah yang terlalu rendah. Gejalanya bisa berupa pusing, gemetar, jantung berdebar, hingga kehilangan kesadaran jika tidak segera ditangani.
Selain itu, ketika tubuh kekurangan karbohidrat, ia akan beralih menggunakan lemak dan protein sebagai sumber energi utama. Jika berlangsung terus-menerus, proses ini dapat meningkatkan kadar keton dalam darah dan berujung pada kondisi ketoasidosis diabetik yang dapat membahayakan kesehatan.
Kapan Penderita Diabetes Harus ke Dokter?
Jika kadar gula darah terus naik turun meski sudah menjaga pola makan, atau muncul gejala seperti sering lemas, berkeringat dingin, dan pandangan berkunang-kunang, segera konsultasikan dengan tenaga medis.
Pemeriksaan dan pendampingan oleh dokter spesialis penyakit dalam dan dokter gizi klinik sangat penting untuk menyesuaikan kebutuhan karbohidrat, pola makan, dan terapi obat agar gula darah tetap terkontrol dengan baik.
Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic
Jika kamu mengalami kesulitan mengontrol gula darah atau mengalami diabetes, konsultasikan di Primecare Clinic.
Primecare clinic menyediakan layanan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan program manajemen diabetes yang lengkap, termasuk Continuous Glucose Monitoring (CGM).
Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.
Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C.
Jangan tunggu sampai muncul gejala dan komplikasi, mulailah memantau gula darah sejak secara rutin. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!


