Gula Darah Naik Setelah Makan, Apakah Aman?

October 13, 2025 by Primecare Clinic
2150775193-_1_-1200x800.webp

Kenaikan kadar gula darah dapat terjadi karena berbagai sebab, baik penyebab yang normal maupun tidak normal. Penyebab kenaikan gula darah karena proses yang normal di antaranya adalah kondisi setelah makan atau setelah melakukan aktivitas fisik tertentu. Setelah makan, kadar gula darah yang meningkat adalah proses alami tubuh yang nantinya akan menurunkan kembali kadar gula darah dengan bantuan hormon insulin. Hal itulah yang tidak terjadi pada penderita diabetes. Bagaimana hal ini dapat terjadi? Mari kita simak jawabannya. 

Kondisi Gula Darah Naik Setelah Makan

Kadar gula darah akan naik setelah makan akibat proses pencernaan di dalam tubuh, terutama ketika mengonsumsi makanan yang mengandung banyak karbohidrat karena tubuh akan memecah makanan tersebut menjadi glukosa. Selanjutnya, sel beta di pankreas akan memproduksi hormon insulin yang membantu glukosa masuk ke dalam sel. Dalam kondisi normal, hal ini dapat mengembalikan kadar gula darah ke angka normal. 

Apakah Gula Darah Naik Setelah Makan Itu Normal? 

Ya, kadar gula darah naik setelah makan adalah hal yang normal. Pada orang yang sehat, kondisi ini akan bertahan selama kurang lebih 1-2 jam yang kemudian akan turun kembali karena aktivitas hormon insulin. 

Namun, pada orang yang memiliki diabetes, ketika 2 jam setelah makan kadar glukosanya sangat mungkin tetap mengalami kenaikan karena kurangnya produksi hormon insulin atau terjadinya resistensi insulin. Hal ini menyebabkan glukosa mengalami kesulitan untuk masuk ke dalam sel yang seharusnya glukosa digunakan sebagai bahan bakar metabolisme di dalam sel sehingga kadar glukosa di dalam darah tidak menurun setelah makan.

Penyebab Gula Darah Naik setelah Makan

1. Mengonsumsi porsi makan yang banyak, terutama karbohidrat yang banyak

Karbohidrat adalah sumber energi utama yang akan dipecah menjadi gula. Mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat maka akan tinggi juga glukosa yang akan dihasilkan.

2. Mengonsumsi karbohidrat dengan glikemik indeks yang tinggi.

Glikemik indeks adalah pengukuran seberapa cepat makanan yang mengandung karbohidrat dicerna atau dipecah menjadi gula dan diserap ke dalam darah. Glikemik indeks yang rendah akan menurunkan efek pada peningkatan kadar gula darah.

3. Kurangnya kombinasi makanan lainnya, seperti protein, dan lemak, dan serat 

Protein, dan lemak, dan serat membuat makanan membutuhkan waktu lebih lama untuk memengaruhi kadar gula darah. 

Apakah Gula Darah Naik Setelah Makan Itu Berbahaya? 

Kenaikan gula darah setelah makan adalah hal yang normal terjadi pada orang yang sehat karena nantinya akan kembali turun akibat kerjanya hormon insulin. Namun, jika setelah 2 jam kadar gula darah tidak kunjung turun atau nilainya >140 mg/dL maka hal tersebut menjadi warning sign (peringatan). Jika terjadi hal seperti itu maka segera berkonsultasi dengan dokter. 

Pada orang yang menderita diabetes kenaikan kadar gula darah setelah makan dapat menjadi hal yang normal, tetapi perlu diperhatikan apakah kenaikannya dalam rentang normal atau drastis. Selain itu, perlu diperhatikan kadar gula darah setelah makan pada penderita diabetes. Hal ini penting karena dapat menjadi evaluasi makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi oleh pasien dan keberhasilan terapi obat antidiabetes.

Cara Mencegah/Mengatasi Gula Darah Naik Berlebihan Setelah Makan

1. Pilih karbohidrat yang memiliki nilai glikemik indeks yang rendah

Contoh makanan dengan kadar glikemik indeks yang rendah adalah oatmeal, smoothies pisang, kacang-kacangan kering.

2. Makan dengan jenis karbohidrat kompleks dan berkualitas

Karbohidrat kompleks dapat mencegah timbulnya puncak glukosa darah yang tinggi setelah makan. Contoh untuk makanan ini adalah sayuran bertepung (jagung, kentang), buah-buahan, biji-bijian utuh, dan susu rendah lemak atau yogurt tawar. 

3. Makan karbohidrat yang dikombinasikan dengan makronutrien lainnya, seperti protein, lemak, dan serat

Dengan mengombinasikan komposisi makanan akan membuat porsi karbohidrat berkurang. 

4. Hindari makanan yang mengandung lemak jenuh

Makanan yang mengandung lemak jenuh dapat menyebabkan kadar glukosa tinggi dalam waktu yang lama. Contoh makanan ini adalah kentang goreng, pizza siap saji. 

5. Mengecek makanan yang dapat memengaruhi kadar gula darah

Sebelum makan dapat melakukan pengecekan gula darah. Setelah itu, minum dengan air yang mengandung 0 kalori. Kemudian 2 jam setelah makan lakukan kembali pengecekan kadar gula darah untuk mengevaluasi makanan apa saja yang dapat meningkatkan kadar gula darah berlebihan. Pengecekan gula darah dapat dilakukan dengan menggunakan blood glucose meter (BGM) atau continuous glucose monitor (CGM). 

6. Lakukan aktivitas fisik setelah makan

Melakukan aktivitas fisik dengan intensitas ringan seperti berjalan kaki dapat menurunkan kadar glukosa darah. 

Jika Gula Darah Naik Signifikan/Drastis Setelah Makan, Kemana Harus Berkonsultasi?

Jika mengalami kadar gula darah meningkat drastis setelah makan atau jika kadar gula darah setelah 2 jam meningkat lebih dari 140 mg/dL maka Anda perlu memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter umum atau dokter spesialis penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 

Kenapa CGM Jadi Pilihan yang Lebih Efektif untuk Memantau Gula Darah?

Dengan data yang terekam otomatis, CGM membantu dokter memahami pola gula darahmu secara menyeluruh, termasuk waktu-waktu kritis di mana gula darah sering melonjak atau turun drastis.

Manfaat nyata CGM antara lain:
✅ Mendeteksi fluktuasi gula darah lebih cepat sebelum menyebabkan gejala berat.
✅ Membantu dokter memberikan penyesuaian terapi yang tepat waktu.
✅ Membantu kamu mengatur pola makan dan aktivitas fisik dengan lebih bijak.
✅ Mencegah komplikasi serius, seperti hipoglikemia berat, hiperglikemi, hingga kondisi darurat medis.

Dengan kata lain, CGM memberi kamu dan doktermu kendali penuh atas kondisi tubuh, bukan sekadar reaksi setelah gejala muncul.

Menurut dr. Samuel Alexsander, selaku edukator diabetes di Primecare Clinic Tebet, Continuous Glucose Monitoring (CGM) merupakan salah satu inovasi terbaru dalam pemantauan kadar gula darah.

“Kalau dulu, kita hanya bisa mengetahui kadar gula darah lewat pemeriksaan dengan alat tes yang menusuk jari—hasilnya hanya menggambarkan kondisi pada satu waktu tertentu saja, seperti melihat satu potongan kecil dari puzzle besar. Sedangkan dengan CGM, kita dapat memantau kadar gula darah secara real-time dan berkelanjutan hingga 14 hari, sehingga gambaran yang terlihat menjadi jauh lebih utuh,” jelas dr. Samuel.

Ia menambahkan, setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap makanan yang dikonsumsi. “Ada orang yang setelah makan nasi satu piring gula darahnya langsung melonjak, ada juga yang tidak terlalu berubah. Dengan CGM, kita bisa melihat bagaimana tubuh kita sendiri bereaksi terhadap berbagai jenis makanan, aktivitas, atau bahkan stres harian. Dari situ, kita jadi bisa lebih mengenali tubuh sendiri dan mengambil langkah yang lebih tepat untuk menjaga kestabilan gula darah,” tambahnya.

Menariknya, teknologi CGM ini tidak hanya bermanfaat bagi pengidap diabetes, tetapi juga cocok digunakan untuk skrining bagi mereka yang memiliki riwayat atau keturunan diabetes, maupun bagi komunitas dan individu yang antusias menjaga kesehatan. Dengan menggunakan CGM, pengguna bisa mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana gaya hidup dan pola makan memengaruhi kadar gula darah mereka—bahkan sebelum muncul gejala atau diagnosis medis tertentu.

Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes. Kamu bisa konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Primecare Clinic juga menyediakan CGM untuk memonitor kadar gula darah sepanjang hari tanpa berkali-kali tusuk.

Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.