Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Martabak Telur? Simak Jawabannya!

October 9, 2025 by Primecare Clinic
1912-1-1200x800.webp

Martabak telur sering dianggap lebih aman dibanding martabak manis karena rasanya gurih dan tidak mengandung gula. Namun, bagi penderita diabetes, ada beberapa hal yang tetap perlu diperhatikan sebelum menyantapnya.

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Martabak Telur?

Secara umum, martabak telur bukan makanan yang sepenuhnya dilarang. Namun, penderita diabetes tidak disarankan mengonsumsinya secara bebas. 

Adonan kulit martabak terbuat dari tepung terigu yang memiliki indeks glikemik tinggi, sementara proses pengolahannya umumnya menggunakan banyak minyak. Akibatnya, risiko kenaikan gula darah tetap ada, ditambah dengan beban lemak yang cukup besar.

Kandungan Gizi dan Indeks Glikemik Martabak Telur

Martabak telur umumnya dibuat dari beberapa bahan berikut:

1. Tepung Terigu (Kulit Martabak)

Tepung terigu memiliki indeks glikemik sekitar 70, sehingga mudah meningkatkan kadar gula darah, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah besar.

2. Telur

Telur merupakan sumber protein hewani yang baik, rendah karbohidrat, dan tidak langsung memengaruhi kadar gula darah.

3. Daging Cincang (Opsional)

Daging cincang bisa menambah asupan protein, namun bisa mengandung lemak jenuh tinggi jika menggunakan daging berlemak.

4. Kondimen Lainnya

Kondimen seperti bawang, daun bawang, dan rempah umumnya aman bagi penderita diabetes.

5. Minyak Goreng atau Margarin

Minyak maupun margarin termasuk dalam bahan makanan dengan indeks glikemik rendah, tetapi tinggi lemak dan kalori.

Dari sisi zat gizi, martabak telur lebih kaya protein dibanding martabak manis. Namun, kombinasi tepung terigu dan minyak membuat beban kalori dan glikemik tetap tinggi jika dikonsumsi berlebihan.

Cara Makan Martabak Telur yang Aman untuk Penderita Diabetes

Supaya tetap bisa menikmati martabak telur tanpa mengganggu kendali gula darah, penderita diabetes bisa menerapkan beberapa langkah berikut:

1. Batasi Porsi

Konsumsi sekitar 1–2 potong kecil saja. Hindari makan satu loyang sekaligus karena bisa menyebabkan lonjakan kalori dan gula darah.

2. Pilih Isian yang Lebih Sehat

Tambahkan lebih banyak sayuran, dan kurangi penggunaan daging berlemak sebagai isian.

3. Gunakan Cara Memasak yang Lebih Baik

Jika membuat sendiri di rumah, gunakan sedikit minyak atau pilih wajan anti lengket untuk mengurangi kandungan lemak.

Kapan Penderita Diabetes Harus ke Dokter?

Jika setelah makan martabak telur kadar gula darah meningkat drastis, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk evaluasi lebih lanjut. Selain itu, kamu juga bisa berkonsultasi dengan dokter gizi klinik atau ahli gizi untuk mendapatkan rekomendasi pola makan yang sesuai dengan kondisi tubuh dan kebutuhan sehari-hari.

Kenapa CGM Jadi Pilihan yang Lebih Efektif untuk Memantau Gula Darah?

Dengan data yang terekam otomatis, CGM membantu dokter memahami pola gula darahmu secara menyeluruh, termasuk waktu-waktu kritis di mana gula darah sering melonjak atau turun drastis.

Manfaat nyata CGM antara lain:
✅ Mendeteksi fluktuasi gula darah lebih cepat sebelum menyebabkan gejala berat.
✅ Membantu dokter memberikan penyesuaian terapi yang tepat waktu.
✅ Membantu kamu mengatur pola makan dan aktivitas fisik dengan lebih bijak.
✅ Mencegah komplikasi serius, seperti hipoglikemia berat, hiperglikemi, hingga kondisi darurat medis.

Dengan kata lain, CGM memberi kamu dan doktermu kendali penuh atas kondisi tubuh, bukan sekadar reaksi setelah gejala muncul.

Menurut dr. Samuel Alexsander, selaku edukator diabetes di Primecare Clinic Tebet, Continuous Glucose Monitoring (CGM) merupakan salah satu inovasi terbaru dalam pemantauan kadar gula darah.

“Kalau dulu, kita hanya bisa mengetahui kadar gula darah lewat pemeriksaan dengan alat tes yang menusuk jari—hasilnya hanya menggambarkan kondisi pada satu waktu tertentu saja, seperti melihat satu potongan kecil dari puzzle besar. Sedangkan dengan CGM, kita dapat memantau kadar gula darah secara real-time dan berkelanjutan hingga 14 hari, sehingga gambaran yang terlihat menjadi jauh lebih utuh,” jelas dr. Samuel.

Ia menambahkan, setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap makanan yang dikonsumsi. “Ada orang yang setelah makan nasi satu piring gula darahnya langsung melonjak, ada juga yang tidak terlalu berubah. Dengan CGM, kita bisa melihat bagaimana tubuh kita sendiri bereaksi terhadap berbagai jenis makanan, aktivitas, atau bahkan stres harian. Dari situ, kita jadi bisa lebih mengenali tubuh sendiri dan mengambil langkah yang lebih tepat untuk menjaga kestabilan gula darah,” tambahnya.

Menariknya, teknologi CGM ini tidak hanya bermanfaat bagi pengidap diabetes, tetapi juga cocok digunakan untuk skrining bagi mereka yang memiliki riwayat atau keturunan diabetes, maupun bagi komunitas dan individu yang antusias menjaga kesehatan. Dengan menggunakan CGM, pengguna bisa mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana gaya hidup dan pola makan memengaruhi kadar gula darah mereka—bahkan sebelum muncul gejala atau diagnosis medis tertentu.

Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes. Kamu bisa konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Primecare Clinic juga menyediakan CGM untuk memonitor kadar gula darah sepanjang hari tanpa berkali-kali tusuk.

Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.