Anak Tidak Sengaja Menelan Mainan Slime? Ini Penyebab dan Hal yang harus Dilakukan

June 8, 2026 by Primecare Clinic
2148817396-1200x800.webp

Menelan slime adalah kondisi medis di mana anak secara tidak sengaja memasukkan massa kenyal tersebut ke dalam mulut dan menelannya. Fenomena ini cukup mengkhawatirkan karena slime bukan sekadar mainan, melainkan campuran bahan kimia (polimer dan aktivator) yang tidak dirancang untuk dikonsumsi. 

Penyebab anak tidak sengaja menelan mainan slime

1. Fase Oral

 Anak usia balita cenderung mengeksplorasi benda dengan memasukkannya ke mulut.

2. Kemiripan dengan Makanan

Tekstur slime seringkali menyerupai jeli atau permen, terutama jika diberi pewangi buah dan warna cerah.

3. Kurangnya Pengawasan

Anak bermain tanpa pendampingan orang dewasa.

4. Slime Buatan Sendiri 

Slime buatan sendiri seringkali menggunakan bahan berbahaya seperti boraks yang aromanya menarik namun sangat beracun.

Gejala/bahaya anak tidak sengaja menelan mainan slime

Dampak tertelan slime bisa bervariasi mulai dari iritasi ringan hingga kegawatdaruratan, seperti:

1. Gangguan Pencernaan

Mual, muntah, nyeri perut, atau diare akibat iritasi bahan kimia.

2. Keracunan Kimia

Jika slime mengandung Boraks, dapat menyebabkan sakit kepala, pusing, hingga kejang dalam dosis tertentu.

3. Risiko Tersedak

Tekstur lengket slime bisa menyumbat saluran napas atau menempel di kerongkongan.

4. Iritasi Mulut

Luka atau rasa terbakar pada selaput lendir mulut.

Apa yang harus dilakukan jika anak tidak sengaja menelan mainan slime?

1. Tetap Tenang

Jangan panik agar Anda bisa berpikir jernih.

2. Bersihkan Mulut Anak

Segera keluarkan sisa slime yang masih ada di dalam mulut anak menggunakan jari atau kain bersih.

3. Jangan Paksa Anak untuk Muntah

Pengecualian atas instruksi medis, jangan memaksa anak muntah karena berisiko menyebabkan cairan kimia masuk ke paru-paru (aspirasi).

4. Beri Air Putih

Bilas mulut anak dan beri minum air putih jika ia sadar sepenuhnya.

5. Bawa Anak ke IGD

Segera ke rumah sakit jika anak menunjukkan gejala sesak napas, muntah terus-menerus, atau lemas. Bawa contoh slime yang tertelan untuk diidentifikasi bahannya oleh dokter.

 

Cara pencegahan agar anak tidak menelan mainan slime di kemudian hari

1. Patuhi Batas Usia

Jangan berikan slime pada anak di bawah usia 3 tahun atau anak yang masih sering memasukkan benda ke mulut.

2. Pilih Slime Food Grade

Cari produk yang berlabel non-toksik atau gunakan bahan alami (seperti tapioka) jika ingin membuat sendiri.

3. Penyimpanan Aman

Simpan slime dalam wadah tertutup rapat dan letakkan di tempat yang tidak bisa dijangkau anak tanpa izin.

4. Cuci Tangan

Pastikan anak selalu mencuci tangan dengan sabun setelah bermain untuk menghilangkan residu kimia.

Tetap Tenang dan Jangan Panik jika Anak Menelan Slime

Slime adalah maninan yang umum dimainkan oleh anak. Jika ada kasus tertelan secara tidak sengaja, segera lakukan penanganan seperti membersihkan mulut anak dan beri air putih, serta bawa ke fasilitas kesehatan seperti UGD atau tersedia dokter spesialis anak, terutama jika muncul gejala yang mengkhawatirkan.

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.