Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Gorengan? Simak Penjelasannya!

November 17, 2025 by Primecare Clinic
46530-1-1200x801.webp

Gorengan selalu menggoda dengan teksturnya yang renyah dan rasa gurih yang sulit ditolak. Namun, penderita diabetes perlu tahu bagaimana gorengan bisa memengaruhi gula darah dan kondisi kesehatan mereka.

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Gorengan?

Jawabannya: boleh, tetapi tidak dianjurkan dan harus sangat dibatasi.

Gorengan mengandung tepung (karbohidrat tinggi) dan kalori yang cukup besar. Kombinasi ini membuat gorengan mudah meningkatkan gula darah, apalagi jika dikonsumsi bersama nasi, mie, atau minuman manis.

Jadi, penderita diabetes boleh mencicipi sesekali, tetapi bukan makanan yang boleh dikonsumsi rutin.

Kandungan Gizi dan Indeks Glikemik Gorengan

Gorengan umumnya memiliki kandungan tinggi kalori, karbohidrat, dan lemak, tergantung jenis dan bahan yang digunakan. Sebagian besar gorengan terbuat dari tepung, seperti tepung terigu, yang memiliki indeks glikemik (IG) cukup tinggi.

Proses penggorengan dalam minyak panas dapat meningkatkan jumlah lemak tidak sehat, termasuk lemak trans, yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan jantung dan metabolisme, khususnya pada penderita diabetes. 

Oleh karena itu, gorengan tidak begitu  direkomendasikan dikonsumsi oleh penderita diabetes. Jika ingin tetap mengonsumsinya, sebaiknya gunakan tepung alternatif dan metode memasak yang lebih sehat.

Bahaya Makan Gorengan Berlebihan bagi Penderita Diabetes

Konsumsi gorengan secara berlebihan membawa sejumlah risiko serius bagi penderita diabetes, antara lain:

1. Meningkatkan Gula Darah

Tepung dalam gorengan cepat diubah menjadi glukosa, sehingga gula darah bisa naik drastis.

2. Meningkatkan Kolesterol dan Risiko Jantung

Gorengan tinggi lemak dan kalori, sehingga dapat meningkatkan kolesterol total, trigliserida, dan memperbesar risiko penyakit jantung, yang sudah lebih rentan dialami penderita diabetes.

3. Menambah Berat Badan

Gorengan umumnya tinggi kalori, namun tidak membuat kenyang lebih lama, sehingga dapat mendorong makan berlebihan dan meningkatkan risiko obesitas, yang menjadi salah satu faktor utama memburuknya kondisi diabetes.

4. Memicu Peradangan

Minyak yang digunakan berulang kali menghasilkan radikal bebas dan produk oksidasi lemak, memperburuk peradangan, yang dapat memengaruhi metabolisme tubuh.

Cara Makan Gorengan yang Aman bagi Penderita Diabetes

Untuk tetap bisa menikmati gorengan tanpa membahayakan gula darah, berikut beberapa strategi yang bisa diterapkan:

1. Batasi Jumlah

Konsumsi gorengan sebaiknya dibatasi maksimal satu potong per kali makan dan tidak dilakukan setiap hari. 

2. Serap Minyak Berlebih

Gunakan tisu untuk menyerap minyak setelah menggoreng. Langkah ini tidak menghilangkan semua lemak, tetapi dapat mengurangi jumlah minyak yang masuk ke tubuh.

3. Coba Metode Memasak Lebih Sehat

Gunakan alternatif pengolahan seperti air fryer. Gorengan tetap renyah, tetapi risiko kenaikan gula darah dan konsumsi lemak berlebih bisa ditekan.

4. Pilih Waktu Makan yang Tepat

Konsumsi gorengan bersamaan dengan makanan utama. Kombinasikan dengan sayuran atau sumber serat lainnya untuk membantu mencegah lonjakan gula darah dan mengurangi risiko makan berlebihan.

Kapan Penderita Diabetes Harus Ke Dokter?

Meskipun gorengan dapat dinikmati sesekali dengan strategi yang tepat, penderita diabetes tetap perlu memantau respons tubuh terhadap makanan ini. Segera periksakan diri ke dokter jika sering mengalami lonjakan gula darah setelah mengonsumsi gorengan. 

Dokter penyakit dalam dapat membantu manajemen diabetes secara tepat, sementara ahli gizi atau dokter gizi bisa menyusun pola makan yang aman, termasuk mengatur konsumsi gorengan dan makanan tinggi lemak atau tepung lainnya.

Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes yang dapat membantumu untuk menurunkan kadar HbA1C. Kamu bisa konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Primecare Clinic juga menyediakan CGM untuk memonitor kadar gula darah sepanjang hari tanpa berkali-kali tusuk.

Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.