Bau Mulut pada Penderita Diabetes – Penyebab, Solusi, dan harus ke Dokter Apa?

Diabetes adalah penyakit metabolik yang dikarakteristikkan dengan tingginya kadar gula dalam darah karena turunnya produksi insulin, atau terjadi resisten insulin, atau keduanya.
Jika tidak ditangani dengan tepat, diabetes akan menimbulkan berbagai macam komplikasi pada beberapa organ, seperti pada mata, jantung, ginjal, dan lain sebagainya.
Tidak hanya itu, komplikasi lain yang dapat terjadi adalah berbagai masalah pada gigi dan mulut, salah satunya bau mulut pada penderita diabetes. Mengapa hal ini dapat terjadi? Yuk, kita simak jawabannya.
Fenomena Bau Mulut pada Penderita Diabetes
Bau mulut, atau dalam bahasa medis disebut halitosis, adalah bau tidak sedap yang muncul saat mengembuskan napas.
Bau mulut ini dapat terjadi lebih sering pada penderita diabetes akibat beberapa faktor, salah satunya kenaikan kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) yang dapat memengaruhi kondisi gigi dan mulut.
Pada sebuah penelitian disebutkan bahwa hampir setengah (sebanyak 49,3%) dari subjek penelitian yang mengalami bau mulut adalah penderita diabetes. Tentu saja hal ini memperkuat hubungan antara bau mulut dan penyakit diabetes.
Penyebab Bau Mulut pada Penderita Diabetes
Berbagai penyakit gigi dan mulut dapat menjangkiti penderita diabetes, termasuk bau mulut. Kadar gula darah tinggi pada penderita diabetes menjadi bagian dari pemicu berbagai masalah pada gigi dan mulut. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Berikut penjelasannya:
1. Penurunan aliran air liur
Hiperglikemia dapat menyebabkan gangguan pada fungsi kelenjar air liur sehingga terjadi penurunan aliran saliva (air liur). Aliran air liur yang menurun dapat berkontribusi pada perkembangan bakteri dan bau tidak sedap pada mulut.
2. Penyakit periodontal (penyakit gigi dan jaringan di sekitarnya)
Kadar gula yang tinggi memicu pertumbuhan bakteri di mulut. Bakteri ini dapat menyebabkan plak pada gigi. Jika plak ini tidak dibersihkan dapat menyebabkan kerusakan gigi dan penyakit gusi yang selanjutnya mengakibatkan bau mulut.
Selain itu, aktivitas bakteri yang mencerna glukosa atau partikel makanan akan mengeluarkan gas yang berbau.
3. Peningkatan kadar keton
Karena adanya proses metabolisme yang berubah, kadar badan keton dalam aliran darah meningkat pada pasien diabetes. Hal inilah yang menyebabkan munculnya bau mulut yang berbau buah. Bau buah ini akan sangat tercium ketika pasien mengalami komplikasi akut berupa diabetes ketoasidosis.
4. Peningkatan kadar senyawa organik volatil
Senyawa organik volatil adalah senyawa organik yang mudah menguap ke udara, termasuk fenol, ammonia, dan aseton. Pada penderita diabetes, senyawa ini meningkat dan dapat menyebabkan bau mulut.
Cara Mengatasi Bau Mulut pada Penderita Diabetes
Penanganan bau mulut pada penderita diabetes melibatkan kombinasi antara pengendalian penyakit diabetes agar kontrol glikemiknya baik dan juga perawatan pada rongga mulut, baik gigi, gusi, dan lidah. Di bawah ini beberapa cara untuk mengatasi bau mulut pada diabetes, yaitu:
1. Kontrol glikemik yang baik
Kondisi kadar gula darah meningkat memiliki beberapa dampak pada area mulut seperti penurunan aliran air liur yang mengakibatkan terjadinya bau mulut. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kadar gula darah, kadar HbA1c, dan memantau adanya badan keton yang menyebabkan bau buah pada penderita diabetes.
2. Menjaga kebersihan gigi dan mulut
Menjaga kebersihan mulut berlaku bagi semua orang, tidak hanya penderita diabetes. Hal ini dapat dilakukan dengan rajin menyikat gigi dengan benar dan menggunakan pasta gigi berfluoride, minimal saat pagi hari dan malam hari sebelum tidur untuk membantu menghilangkan sisa makanan. Selain sikat gigi, menggunakan obat kumur dan dental flossing dapat mencegah aktivitas bakteri pada gigi dan mulut.
3. Minum yang cukup
Minum yang cukup dapat menghidrasi area mulut sehingga area dalam mulut lembab, tidak terjadi penurunan aliran air liur, dan dapat menghambat pertumbuhan bakteri yang menyebabkan bau mulut.
4. Hindari makanan pemicu
Beberapa makanan memiliki bau yang tajam dan meninggalkan bau di mulut, seperti bawang dan rempah-rempah tertentu. Mengonsumsi makanan seperti ini dapat memperparah kondisi bau mulut pada penderita diabetes.
5. Hentikan merokok
Bagi penderita diabetes yang merokok dianjurkan untuk berhenti merokok. Selain banyaknya dampak buruk merokok yang mengakibatkan kerusakan pada organ seperti jantung dan paru-paru, tentu merokok akan berdampak buruk pada kondisi diabetes. Merokok juga dapat memperburuk kondisi bau mulut pada penderita diabetes.
6. Rutin periksa gigi
Rutin melakukan pemeriksaan gigi ke dokter gigi atau ke dokter gigi spesialis bergantung pada kondisi gigi dan mulut sesuai anjuran dokter gigi. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi gigi dan mulut akibat kadar gula darah yang tinggi.
Kapan Penderita Diabetes Harus ke Dokter?
Penderita diabetes harus segera ke dokter jika mengalami hal di bawah ini:
- Kontrol gula darah yang buruk. Jika pasien rutin mengonsumsi obat antidiabetes dan rutin memonitor gula darah, tetapi didapatkan hasil yang kurang optimal dapat menjadi indikator pasien harus berkonsultasi dengan dokter.
- Terjadi komplikasi seperti, gangguan saraf pada kaki atau tangan, pandangan kabur, luka yang tidak kunjung sembuh.
- Terjadi komplikasi akut, seperti diabetes ketoasidosis dengan gejala mual, muntah, sesak napas, bau mulut seperti buah-buahan, dehidrasi, sakit kepala, dan lain sebagainya.
- Jika bau mulut tetap ada, meski sudah melakukan beberapa cara untuk menghilangkannya dan melakukan perawatan mulut yang baik di rumah.
Lalu, penderita diabetes dapat berkonsultasi dengan beberapa dokter terkait dengan keluhannya dan sebagai bentuk pencegahan berbagai komplikasi, termasuk bau mulut, di antaranya:
1. Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Untuk pengendalian glikemik dan pencegahan terhadap komplikasi, penderita diabetes dapat berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam.
2. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Endokrin Metabolisme Diabetes
Jika penderita diabetes mengalami beberapa kondisi abnormal seperti, tidak adanya penurunan hasil pemeriksaan laboratorium pada diabetes dalam 3 bulan; tidak tercapainya target dalam terapi antidiabetes (AOD) tunggal dan kombinasi selama 3 bulan, dan lain-lain maka pasien perlu dirujuk ke dokter subspesialis endokrin metabolisme diabetes.
3. Dokter Gigi Umum
Penderita diabetes sangat perlu untuk melakukan kunjungan rutin ke dokter gigi karena adanya manifestasi klinis pada mulut yang sering dialami oleh pasien diabetes. Hal ini tentu dapat mencegah komplikasi atau kerusakan pada gigi dan mulut bertambah parah. Disarankan rutin melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 bulan sekali atau sesuai anjuran dokter gigi.
4. Dokter Gigi Spesialis Periodonsia
Pada penderita diabetes yang rentan mengalami masalah pada gigi dan mulut, terutama penyakit gigi dan jaringan di sekitarnya melingkupi gusi dan tulang pendukungnya yang dapat menjadi sumber bakteri penyebab bau mulut dapat berkonsultasi dengan dokter gigi spesialis periodonsia untuk mengevaluasi apakah ada kerusakan pada gigi, gusi, atau area di sekitarnya.
Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic
Primecare Clinic adalah klinik diabetes yang menyediakan program manajemen diabetes yang dapat membantumu untuk menurunkan kadar HbA1C. Kamu bisa konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Primecare Clinic juga menyediakan CGM untuk memonitor kadar gula darah sepanjang hari tanpa berkali-kali tusuk.
Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.
Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!


