Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Kurma? Ini Jawabannya!

Menjalani hidup dengan diabetes bukan berarti harus menghindari semua makanan dengan rasa manis. Hal yang perlu diperhatikan adalah mengatur jenis, jumlah, dan waktu konsumsi agar kadar gula darah tetap terkendali. Salah satu buah manis yang sering menimbulkan pertanyaan di kalangan penderita diabetes adalah kurma.
Bolehkah Penderita Diabetes Makan Kurma?
Jawabannya: boleh, asalkan dikonsumsi dalam jumlah wajar dan dengan cara yang tepat. Kurma mengandung gula alami, namun juga kaya akan zat gizi penting seperti serat, kalium, magnesium, dan antioksidan yang justru dapat mendukung kesehatan.
Zat Gizi dan Indeks Glikemik Kurma
Selain mengandung gula alami, kurma juga kaya serat pangan, mineral, dan antioksidan yang berperan menjaga kesehatan serta membantu tubuh memproses gula dengan lebih seimbang.
Namun, penting untuk diketahui bahwa setiap jenis kurma memiliki efek yang berbeda terhadap kadar gula darah karena perbedaan nilai indeks glikemik (GI) dan beban glikemik (GL).
Berikut kisaran nilai GI dan GL beberapa jenis kurma:
- Sukkary: GI 43, GL 6
- Medjool: GI 55, GL 8
- Lulu: GI 54, GL 8
- Khalas: GI 52, GL 8
- Ajwa: GI 60, GL 9
Perbedaan nilai GI dan GL ini menggambarkan seberapa cepat kadar gula darah meningkat setelah mengonsumsi kurma. Semakin rendah nilainya, semakin lambat peningkatan gula darah, sehingga lebih aman bagi penderita diabetes.
Manfaat Kurma untuk Penderita Diabetes
Berikut dua manfaat kurma, khususnya bagi penderita diabetes:
1. Memberi Energi dengan Cepat
Bagi penderita diabetes, kurma bisa membantu mengatasi rasa lelah atau menjadi pilihan camilan setelah beraktivitas fisik, asalkan dikonsumsi dalam jumlah kecil dan tidak berlebihan.
2. Membantu Menjaga Kadar Gula Darah
Meski rasanya manis, kurma tergolong aman bagi penderita diabetes. Kandungan antioksidannya berperan dalam membantu tubuh mengontrol kadar gula dan mengurangi risiko resistensi insulin. Namun, tetap batasi asupan manis lainnya saat mengonsumsi kurma agar kadar gula darah tetap seimbang.
Cara Makan Kurma yang Aman untuk Penderita Diabetes
Agar kurma tetap aman dan memberikan manfaat bagi tubuh, perhatikan beberapa hal berikut:
1. Pilih Jenis Kurma dengan IG Rendah
Utamakan memilih kurma yang memiliki indeks glikemik lebih rendah, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
2. Batasi Porsi
Nikmati kurma secukupnya, sekitar 1-3 butir per hari. Jumlah ini sudah cukup untuk menikmati rasa manis kurma tanpa membuat kadar gula darah melonjak.
3. Makan Secara Bertahap
Jika ingin mengonsumsi lebih dari satu butir kurma, beri jeda sekitar 30–60 menit di antara setiap buah. Cara ini membantu tubuh memproses gula secara lebih perlahan dan menjaga kadar gula darah tetap stabil.
4. Kombinasikan dengan Makanan Lain
Konsumsi kurma bersama sumber protein atau lemak sehat seperti kacang dan yogurt.
Kapan Penderita Diabetes Harus ke Dokter?
Segera konsultasikan ke dokter apabila kadar gula darah sering naik turun meski pola makan sudah diatur. Temui dokter spesialis penyakit dalam (Sp.PD) untuk penyesuaian terapi obat, serta dokter gizi klinik (Sp.GK) untuk menyesuaikan kembali pola makan agar lebih sesuai dengan kondisi tubuh.
Konsultasi dan Pemantauan Diabetes di Primecare Clinic
Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.
Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!


