3 Perbedaan Pap Smear Konvensional dan Pap Smear ThinPrep

Terdapat dua jenis pap smear, yaitu pap smear konvensional dan thin prep. Meski keduanya sama-sama bisa untuk skrining kanker serviks, terdapat perbedaan. Berikut perbedaannya.
1. Metode
Pap smear konvensional dilakukan dengan sampel sel dioles langsung ke kaca objek (preparat), sementara itu metode thinprep adalah dengan sampel dimasukkan ke cairan khusus.
2. Akurasi
Pap smear thinprep memiliki akurasi yang lebih tinggi dari konvensional. Hal ini karena akurasi pap smear konvensional bergantung pada lendir.
3. Biaya
Umumnya, biaya pap smear thinprep lebih tinggi daripada pap smear konvensional.
Jadi, harus Pap Smear Konvensional atau Pap Smear ThinPrep?
Kedua metode sama-sama bisa digunakan untuk skrining kanker serviks. Jika berbicara tentang akurasi, maka pap smear thinprep menjadi opsi yang lebih baik, tetapi biayanya lebih tinggi.
Untuk skrining awal, pap smear konvensional bisa jadi opsi, terutama di usia 21-29 tahun dan mulai aktif secara seksual.
Anda bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis obgyn untuk mengetahui sebaiknya pap smear konvensional atau pap smear thinprep.
Ayo Skrining Kanker Serviks
Baik itu pap smear konvensional dan pap smear thinprep sama-sama bisa digunakan untuk skrining kanker serviks. Untuk akurasi, lebih baik pap smear thinprep lebih baik, meski harganya lebih tinggi dari konvensional. Metode apa pun yang Anda pilih
Di Primecare Clinic cabang Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersedia layanan pap smear, baik itu konvensional mau pun thinprep. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

