Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Ketan Putih? Simak Jawabannya!

Ketan putih adalah jenis beras yang dikenal karena teksturnya yang sangat lengket dan pulen. Ciri khas ini muncul dari kandungan amilopektin yang tinggi, membuat ketan terasa lebih kenyal dibandingkan beras biasa. Rasa gurih, aroma khas, dan bisa diolah menjadi berbagai hidangan, membuat ketan putih menjadi pilihan yang digemari banyak orang.
Bolehkah Penderita Diabetes Makan Ketan Putih?
Penderita diabetes masih boleh makan ketan putih, tetapi sangat tidak disarankan mengonsumsinya dalam jumlah besar maupun terlalu sering. Hal ini karena ketan putih memiliki indeks glikemik tinggi, yang artinya dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat setelah dikonsumsi.
Kandungan Gizi dan Indeks Glikemik Ketan Putih
Ketan putih mengandung kalori dan karbohidrat yang cukup tinggi. Dalam 100 gram ketan putih matang, terdapat sekitar 163 kkal, 35.7 gram karbohidrat, 3 gram protein, dan sangat sedikit serat. Dari sisi indeks glikemik (IG), ketan putih tergolong tinggi, yaitu di angka 90.
Nilai-nilai ini menunjukkan bahwa ketan putih memiliki potensi besar menaikkan gula darah dengan cepat.
Apakah Ada Manfaat Ketan Putih bagi Penderita Diabetes?
Dari sisi pengendalian gula darah, ketan putih tidak memberikan manfaat khusus bagi penderita diabetes. Malah, karena indeks glikemiknya yang tinggi, konsumsi ketan putih bisa cepat meningkatkan kadar gula darah jika tidak dikontrol. Oleh karena itu, bagi penderita diabetes, ketan putih sebaiknya dikonsumsi sesekali saja dan dalam porsi kecil.
Bahaya Makan Ketan Putih Berlebihan bagi Penderita Diabetes
Mengonsumsi ketan putih secara berlebihan membawa beberapa risiko serius bagi penderita diabetes, antara lain:
1. Lonjakan Gula Darah
Ketan putih memiliki indeks glikemik tinggi, sehingga mengonsumsi secara berlebihan dapat menyebabkan kadar gula darah naik drastis dalam waktu singkat.
2. Kesulitan Merespons Insulin
Lonjakan gula darah yang terjadi berulang membuat tubuh semakin sulit menggunakan insulin secara efektif, sehingga kontrol diabetes menjadi lebih sulit.
Cara Makan Ketan Putih dengan Aman bagi Penderita Diabetes
Meskipun ketan putih sebaiknya dibatasi, penderita diabetes masih bisa menikmatinya sesekali jika memperhatikan cara konsumsi. Beberapa langkah aman yang bisa diikuti meliputi:
1. Batasi Porsi
Cukup 2–3 sendok makan per kali makan agar gula darah tidak melonjak.
2. Hindari Tambahan Gula Lainnya
Jangan konsumsi ketan durian, ketan susu, atau ketan manis lainnya.
3. Pantau Gula Darah
Lakukan pengukuran sebelum dan 1-2 jam setelah makan untuk melihat respons tubuh.
Kapan Penderita Diabetes Harus ke Dokter?
Penderita diabetes sebaiknya berkonsultasi dengan dokter jika gula darah melonjak setelah mengonsumsi ketan putih.
Dokter spesialis penyakit dalam dapat membantu mengelola kadar gula darah, memberikan saran pengobatan, dan memantau risiko komplikasi. Sementara itu, dokter gizi atau ahli gizi bisa menyesuaikan menu harian, porsi, dan jenis makanan agar tetap aman dan mendukung kestabilan gula darah.
Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic
Jika kamu mengalami kesulitan mengontrol gula darah, mengalami gula darah tinggi, atau mengalami diabetes, konsultasikan masalah tersebut di Primecare Clinic.
Primecare clinic menyediakan layanan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan program manajemen diabetes yang lengkap, termasuk Continuous Glucose Monitoring (CGM). Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.
Jangan tunggu sampai muncul gejala dan komplikasi, mulailah memantau gula darah sejak secara rutin dan konsultasi dengan dokter terkait. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

