Apa Perbedaan Kolesterol Tinggi dan Diabetes?
Kolesterol tinggi dan diabetes merupakan masalah kesehatan yang sering dialami masyarakat akibat pola hidup tidak sehat. Keduanya sering muncul bersamaan dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta stroke, sehingga sering dikira sebagai penyakit yang sama.
Kolesterol tinggi dan diabetes disebabkan oleh hal yang berbeda, walaupun keduanya bisa berkaitan. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan kolesterol tinggi dan diabetes untuk mendapat perawatan yang tepat. Simak penjelasannya di artikel ini.
Perbedaan Kolesterol dan Diabetes
Kolesterol adalah zat lemak yang secara alami diproduksi oleh hati dan juga dapat diperoleh dari makanan, terutama yang berasal dari hewan seperti daging merah, telur, dan produk susu berlemak. Kolesterol memiliki fungsi penting bagi tubuh, di antaranya:
- Membentuk hormon (seperti estrogen, testosteron, dan kortisol)
- Membantu produksi vitamin D
- Menjadi bahan dasar pembentukan empedu yang membantu pencernaan lemak
Ada tiga jenis kolesterol dalam tubuh, yaitu:
1. Kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein)
LDL sering disebut sebagai “kolesterol jahat”. Jika kadar LDL tinggi dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan menyebabkan penyempitan pembuluh darah arteri (aterosklerosis).
Aterosklerosis dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke jika penyumbatan terjadi di pembuluh darah jantung dan otak.
2. Kolesterol HDL (High-Density Lipoprotein)
HDL dikenal sebagai “kolesterol baik”. HDL berfungsi membawa kolesterol berlebih kembali ke hati untuk dibuang dari tubuh.
3. Trigliserida
Trigliserida adalah jenis lemak lain dalam tubuh yang berfungsi sebagai cadangan makanan. Kadar trigliserida yang tinggi meningkatkan risiko penyakit jantung.
Kadar kolesterol tinggi biasanya tidak menimbulkan gejala spesifik, sehingga banyak orang baru menyadarinya setelah terjadi komplikasi seperti serangan jantung atau stroke.Berbeda dengan kolesterol tinggi, diabetes adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan kadar gula darah yang tinggi dalam waktu lama. Hal ini terjadi karena gangguan produksi insulin pada DM 1 atau terjadinya resistensi insulin pada DM 2. Insulin adalah hormon yang mengatur penyerapan glukosa ke dalam sel untuk dijadikan energi.
Gejala diabetes meliputi sering buang air kecil, mudah haus, mudah lapar, berat badan turun tanpa sebab, cepat lelah, serta luka yang sulit sembuh. Jika tidak dikontrol, diabetes dapat menyebabkan komplikasi serius seperti gangguan ginjal, mata, saraf, dan jantung.
Meskipun berbeda, kolesterol dan diabetes memiliki kaitan yang erat. Kadar gula darah yang tinggi dapat memengaruhi metabolisme lemak, menyebabkan peningkatan trigliserida dan penurunan kolesterol HDL.
Penderita diabetes tipe 2 dapat mengalami dislipidemia diabetik, yaitu peningkatan kadar trigliserida, kadar kolesterol HDL rendah, dan kolesterol LDL sedikit meningkat atau masih dalam batas normal. Kondisi ini menyebabkan penderita diabetes berisiko lebih tinggi terhadap penyakit jantung dibanding orang tanpa diabetes.
Oleh karena itu, pemeriksaan kolesterol secara rutin penting dilakukan pada penderita diabetes. Seseorang dengan kolesterol tinggi sebaiknya juga memeriksa kadar gula darah.
Anda juga bisa mengecek risiko diabetes Anda dengan kalkulator di tautan ini.
Harus ke Dokter Apa Jika Didiagnosis Diabetes atau Kolesterol?
Bagi seseorang yang mengalami peningkatan kadar gula darah dan dicurigai mengalami diabetes, maka bisa berkonsultasi dengan dokter umum terlebih dahulu untuk pemeriksaan awal. Jika kondisi pasien masih dapat ditangani, dokter umum dapat memberikan obat serta memberikan edukasi tentang pola hidup sehat bagi penderita diabetes.
Jika diperlukan, dokter umum dapat merujuk pasien ke dokter penyakit dalam terutama subspesialis endokrinologi metabolik. Dokter ini berfokus pada gangguan hormonal dan metabolik, termasuk gula darah dan fungsi insulin.
Selain itu, penderita diabetes juga disarankan berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi klinik untuk mendapatkan panduan pola makan seimbang, menentukan jumlah kalori, serta mengatur meal plan untuk menjaga kadar gula darah.
Sedangkan untuk orang yang mengalami kolesterol tinggi, untuk pemeriksaan awal juga bisa ke dokter umum. Jika kondisi masih bisa ditangani, maka dokter umum dapat memberikan obat untuk kolesterol. Jika diperlukan, dokter umum akan merujuk ke dokter spesialis penyakit dalam.
Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memberikan pengobatan yang sesuai kondisi pasien. Jika terdapat tanda-tanda komplikasi seperti nyeri dada, sesak napas, atau hasil pemeriksaan menunjukkan penyumbatan pembuluh darah, pasien dapat dirujuk ke dokter spesialis jantung dan pembuluh darah.
Selain itu, penderita kolesterol tinggi juga perlu konsultasi dengan dokter spesialis gizi klinik untuk membantu merancang meal plan untuk menurunkan kadar kolesterol.
Penting untuk diingat bahwa perubahan gaya hidup, seperti menjaga pola makan, berhenti merokok, berolahraga teratur, dan menjaga berat badan ideal merupakan langkah utama dalam menurunkan kadar kolesterol dan gula darah. Untuk mengetahui apakah berat badan Anda sudah ideal atau belum, klik tautan ini!
Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic
Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes yang dapat membantumu untuk menurunkan kadar HbA1C. Kamu bisa konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Primecare Clinic juga menyediakan CGM untuk memonitor kadar gula darah sepanjang hari tanpa berkali-kali tusuk.
Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.
Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

