Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Soda? Ini Jawabannya!

October 28, 2025 by Primecare Clinic
4704-1-1200x800.webp

Minuman bersoda identik dengan sensasi manis dan menyegarkan, terutama saat cuaca panas. Namun, di balik kesegarannya, soda termasuk salah satu minuman yang paling berisiko bagi penderita diabetes karena kandungan gulanya sangat tinggi.

Bolehkah Penderita Diabetes Minum Soda?

Secara medis, penderita diabetes tidak disarankan mengonsumsi soda biasa (regular soda). Satu kaleng soda berukuran 330 ml dapat mengandung sekitar 35–40 gram gula. Jumlah ini sudah mendekati bahkan melebihi batas konsumsi gula harian yang direkomendasikan oleh Kementerian Kesehatan RI, yaitu maksimal 50 gram per hari.

Kandungan gula yang tinggi menyebabkan kadar glukosa darah naik drastis dalam waktu singkat, memaksa pankreas bekerja ekstra memproduksi insulin. Selain itu, jika dikonsumsi rutin, soda juga dapat meningkatkan risiko resistensi insulin, penumpukan lemak di hati, obesitas, dan gangguan metabolisme lainnya.

Zat Gizi dan Indeks Glikemik Soda

Dari sisi gizi, soda hampir tidak memiliki manfaat. Komposisinya umumnya hanya air berkarbonasi, gula, pewarna, pengawet, dan perisa buatan. Minuman ini tidak mengandung protein, lemak sehat, serat, vitamin, maupun mineral dalam jumlah berarti.

Indeks glikemik (IG) soda tergolong sedang hingga tinggi. Karena tidak mengandung serat atau lemak yang dapat memperlambat penyerapan, beban glikemiknya (BG) juga tinggi, sehingga memicu lonjakan gula darah dengan cepat.

Adakah Cara Minum Soda yang Aman untuk Penderita Diabetes?

Pada dasarnya, tidak ada cara yang benar-benar aman untuk mengonsumsi soda bagi penderita diabetes. Jika sangat ingin, pilihan paling bijak adalah soda tanpa gula dalam jumlah sangat terbatas dan tidak dikonsumsi setiap hari.

Meskipun bebas gula, soda diet biasanya mengandung pemanis buatan untuk memberikan rasa manis. Pemanis buatan ini bisa memiliki efek samping jika dikonsumsi terus menerus dalam jangka panjang, sehingga konsumsi tetap harus dibatasi.

Kapan Penderita Diabetes Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter bila setelah minum soda kadar gula darah meningkat tajam, muncul gejala seperti sering haus, buang air kecil berlebihan, kelelahan, atau pusing.

Penderita diabetes disarankan rutin memantau kondisi kesehatannya bersama dokter spesialis penyakit dalam. Selain itu, dokter gizi klinik dapat membantu menyesuaikan pola makan dan minuman agar tetap aman bagi kadar gula darah.

Konsultasi dan Pemantauan Diabetes di Primecare Clinic

Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.