Gula Darah Naik Setelah Olahraga, Apakah Aman?

October 16, 2025 by Primecare Clinic
2148247245-_1_-1200x801.webp

Kurangnya olahraga atau aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko terjadinya beberapa penyakit, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Hal ini karena kurangnya pemanfaatan glukosa ataupun lemak oleh sel tubuh yang didapat dari asupan makanan. Selain itu, aktivitas fisik juga merupakan salah satu pilar dalam manajemen beberapa penyakit metabolik seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Namun, setelah berolahraga gula darah cenderung mengalami kenaikan. Mengapa hal ini dapat terjadi? Mari kita simak jawabannya.  

Kondisi Gula Darah Naik Setelah Olahraga 

Kenaikan kadar gula darah selama dan setelah berolahraga biasanya terjadi ketika melakukan olahraga intensitas tinggi, seperti High-Intensity Exercise (HIE) atau olahraga jenis HIIT. Kenaikan kadar gula darah pada olahraga jenis ini, terjadi baik pada orang sehat maupun pada penderita diabetes karena beberapa faktor. 

Sementara itu, olahraga jenis aerobik intensitas sedang, seperti jalan cepat atau joging umumnya bekerja sebaliknya, yaitu menurunkan kadar gula darah dalam jangka panjang. Proses metabolisme glukosa saat olahraga aerobik dapat menurunkan kadar HbA1C (gambaran rata-rata kadar gula darah dalam tiga bulan terakhir) dan meningkatkan sensitivitas insulin. 

Apakah Gula Darah Naik Setelah Olahraga Normal?

Kenaikan kadar gula darah setelah berolahraga intensitas tinggi adalah hal yang normal karena merupakan respons fisiologis tubuh. Pada orang sehat hal ini bersifat sementara dan akan kembali normal. Namun, hal ini perlu diwaspadai pada penderita diabetes karena dapat menjadi evaluasi terkait aktivitas fisik apa yang tepat untuk keberhasilan terapi diabetes. 

Penyebab Gula Darah Naik Setelah Olahraga

Beberapa penyebab yang dapat meningkatkan kadar gula darah naik setelah berolahraga, yaitu asupan makanan sebelum olahraga dan proses yang terjadi pada saat olahraga intensitas tinggi. Makanan yang dikonsumsi sebelum olahraga dapat menjadi penyebab gula darah naik, terlebih jika mengonsumsi banyak karbohidrat sebelum melakukan olahraga.

Pada olahraga intensitas tinggi, glukosa adalah satu-satunya bahan bakar sumber energi. Pada keadaan ini tubuh juga menghasilkan hormon stres lebih banyak, yaitu hormon katekolamin. Kondisi ini menyebabkan produksi glukosa meningkat tujuh hingga delapan kali lipat, sedangkan penggunaan glukosanya hanya tiga sampai empat kali lipat. Pada orang yang sehat, akan terjadi peningkatan kadar gula darah selama sesi olahraga dan setelah berolahraga. Kondisi ini dapat bertahan selama 1 jam. Setelahnya, tubuh akan menstimulasi hormon insulin yang akan bekerja untuk menurunkan kadar gula darah kembali. 

Apakah Gula Darah Naik Setelah Olahraga Itu Berbahaya?

Pada orang yang sehat, kenaikan kadar gula darah setelah berolahraga jenis tertentu adalah hal yang normal karena merupakan respons fisiologis tubuh dan tubuh akan meregulasi kembali sehingga kondisi ini tidaklah berbahaya. 

Bagi penderita diabetes, olahraga intensitas tinggi yang dapat meningkatkan kadar gula darah, dapat memberikan efek dua mata pisau karena dapat berguna untuk mengurangi risiko hipoglikemia pada penderita diabetes yang menggunakan terapi insulin. Di sisi lain, olahraga jenis ini dapat juga terjadi risiko cedera pada tulang dan otot bagi yang sebelumnya menjalankan gaya hidup sedentary (gaya hidup dengan minimal aktivitas fisik) dan juga komplikasi kardiovaskular. Oleh karena itu, bagi penderita diabetes sebaiknya perlu melakukan konsultasi pada dokter ketika akan memilih jenis olahraga. 

Cara Mencegah/Mengatasi Gula Darah Naik Setelah Olahraga

Karena pada orang yang sehat kondisi naiknya kadar gula darah setelah berolahraga akan kembali normal, maka hal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan secara berlebihan. Namun, bagi penderita diabetes, beberapa tips di bawah ini dapat dilakukan untuk mencegah dan mengatasi kondisi naiknya gula darah setelah berolahraga, di antaranya:

  1. Pertimbangkan untuk melakukan olahraga jenis aerobik dengan intensitas sedang atau latihan beban dengan beban yang ringan.
  2. Lakukan teknik relaksasi seperti pernapasan terukur, visualisasi, atau meditasi sebelum dan selama latihan untuk meminimalkan efek hormon adrenalin/katekolamin.
  3. Sebelum olahraga, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kadar gula darah mandiri. Jika didapatkan hasil kadar gula darah >250 mg/dL sebaiknya pasien menunda olahraga. 
  4. Pertimbangkan untuk menggeser jadwal olahraga menjadi sore hari karena adanya Dawn Phenomena/Fenomena Fajar yang dapat meningkatkan kadar gula darah secara alami pada pagi hari, biasanya terjadi pada jam 04.00-08.00, sehingga dapat meningkatkan kadar gula darah lebih tinggi saat olahraga di pagi hari
  5. Hindari makanan yang mengandung banyak karbohidrat sebelum dan selama  olahraga. Sebagai gantinya, dapat dicoba untuk mengonsumsi yogurt  atau selai kacang. 
  6. Pantau gula darah secara real-time dengan teknologi CGM

Jika Gula Darah Naik Signifikan setelah Olahraga, harus ke Dokter Apa?

Jika mengalami kenaikan gula darah yang signifikan setelah melakukan olahraga, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter di bawah ini:

1. Dokter Umum

Sebagai skrining awal terjadinya kenaikan gula darah setelah olahraga, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter umum di fasilitas kesehatan pertama. 

2. Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Anda juga bisa langsung berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk keluhan ini. Sementara itu, jika sebelumnya di fasilitas kesehatan pertama Anda sudah didiagnosis diabetes, biasanya Anda akan dirujuk ke dokter spesialis penyakit dalam untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut terkait adanya komplikasi atau tidak.  

Kenapa CGM Jadi Pilihan yang Lebih Efektif untuk Memantau Gula Darah?

Dengan data yang terekam otomatis, CGM membantu dokter memahami pola gula darahmu secara menyeluruh, termasuk waktu-waktu kritis di mana gula darah sering melonjak atau turun drastis.

Manfaat nyata CGM antara lain:
✅ Mendeteksi fluktuasi gula darah lebih cepat sebelum menyebabkan gejala berat.
✅ Membantu dokter memberikan penyesuaian terapi yang tepat waktu.
✅ Membantu kamu mengatur pola makan dan aktivitas fisik dengan lebih bijak.
✅ Mencegah komplikasi serius, seperti hipoglikemia berat, hiperglikemi, hingga kondisi darurat medis.

Dengan kata lain, CGM memberi kamu dan doktermu kendali penuh atas kondisi tubuh, bukan sekadar reaksi setelah gejala muncul.

Menurut dr. Samuel Alexsander, selaku edukator diabetes di Primecare Clinic Tebet, Continuous Glucose Monitoring (CGM) merupakan salah satu inovasi terbaru dalam pemantauan kadar gula darah.

“Kalau dulu, kita hanya bisa mengetahui kadar gula darah lewat pemeriksaan dengan alat tes yang menusuk jari—hasilnya hanya menggambarkan kondisi pada satu waktu tertentu saja, seperti melihat satu potongan kecil dari puzzle besar. Sedangkan dengan CGM, kita dapat memantau kadar gula darah secara real-time dan berkelanjutan hingga 14 hari, sehingga gambaran yang terlihat menjadi jauh lebih utuh,” jelas dr. Samuel.

Ia menambahkan, setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap makanan yang dikonsumsi. “Ada orang yang setelah makan nasi satu piring gula darahnya langsung melonjak, ada juga yang tidak terlalu berubah. Dengan CGM, kita bisa melihat bagaimana tubuh kita sendiri bereaksi terhadap berbagai jenis makanan, aktivitas, atau bahkan stres harian. Dari situ, kita jadi bisa lebih mengenali tubuh sendiri dan mengambil langkah yang lebih tepat untuk menjaga kestabilan gula darah,” tambahnya.

Menariknya, teknologi CGM ini tidak hanya bermanfaat bagi pengidap diabetes, tetapi juga cocok digunakan untuk skrining bagi mereka yang memiliki riwayat atau keturunan diabetes, maupun bagi komunitas dan individu yang antusias menjaga kesehatan. Dengan menggunakan CGM, pengguna bisa mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana gaya hidup dan pola makan memengaruhi kadar gula darah mereka—bahkan sebelum muncul gejala atau diagnosis medis tertentu.

Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic!

Anda bisa konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di Primecare Clinic untuk mendapatkan informasi seputar diabetes dan memeriksa kadar gula darah.

Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya. 

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.