Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Takut Disuntik? Berikut Panduannya untuk Orang Tua

Anak takut disuntik? Ini adalah hal yang lumrah karena suntik bisa menimbulkan rasa sakit. Namun, suntik tetap diperlukan, misalnya untuk vaksinasi atau pengobatan tertentu.
Kalau anak takut disuntik, apa yang harus dilakukan?
Mengapa Anak Takut Disuntik?
Memahami penyebabnya adalah langkah awal. Berikut beberapa potensi penyebab anak takut disuntik.
1. Rasa Takut akan Rasa Sakit
Suntikan sering diasosiasikan dengan rasa nyeri dan sakit meskipun sebenarnya hanya berlangsung sebentar. Jadi, wajar jika anak takut.
2. Pengalaman Traumatis Sebelumnya
Jika anak pernah mengalami suntikan yang menyakitkan, hal ini bisa menimbulkan ketakutan. Apalagi jika mau disuntik lagi.
3. Melihat Orang Lain Ketakutan
Anak bisa meniru reaksi orang lain, termasuk orang tua atau temannya yang takut disuntik. Misal, anak yang disuntik sebelumnya menangis karena kesakitan.
4. Kurangnya Pemahaman
Anak belum memahami bahwa suntikan bisa bermanfaat untuk kesehatan seperti mencegah penyakit tertentu.
Cara Mengatasi Anak yang Takut Disuntik
Berikut beberapa cara yang bisa Anda lakukan sebagai orang tua:
1. Beri Penjelasan yang Jujur dan Menenangkan
Jelaskan bahwa suntikan memang mungkin terasa sedikit sakit, tetapi hanya sebentar dan sangat penting untuk kesehatan. Manfaatnya jauh lebih banyak dibanding rasa sakitnya yang terasa sebentar saja.
2. Distraksi/Alihkan Perhatian
Alihkan perhatian anak ketika disuntik, misalnya dengan mengajak anak berbicara atau bermain. Anda juga bisa meminta saran dari dokter spesialis anak tentang distraksi yang cocok.
3. Ajarkan Teknik Pernapasan
Minta anak untuk menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya perlahan saat proses suntik berlangsung.
4. Jangan Tunjukkan Kecemasan
Anak bisa ikut takut jika orang tuanya cemas/takut. Berusaha tegar dan tenang di depan anak bisa membantu mereka ketika sedang disuntik.
5. Janjikan dan Beri Hadiah Setelah Disuntik
Hadiah seperti barang atau sekedar pujian/apresiasi bisa membantu anak mengasosiasikan pengalaman ini dengan hal positif.
Tips Saat Proses Penyuntikan
Momen ini sangat menentukan pengalaman anak.
1. Posisi yang Nyaman
Pangku anak atau peluk dengan lembut agar ia merasa aman. Ajak anak untuk berbicara juga sebagai bentuk distraksi.
2. Jangan Memperpanjang Momen
Semakin cepat prosesnya, semakin kecil rasa takut yang dirasakan.
3. Gunakan Kata-Kata Positif
Hindari kata seperti “sakit” atau “jarum”, gunakan istilah bernada positif.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan ketika Anak Takut Disuntik
Sebaiknya jangan melakukan hal ini:
1. Jangan Berbohong
Mengatakan “tidak sakit sama sekali” bisa membuat anak kehilangan kepercayaan karena pada kenyataannya suntikan tetap terasa sakit meski hanya sebentar saja.
2. Jangan Mengancam
Mengancam juga akan membuat anak trauma dan mengasosiasikan suntikan jadi hal negatif. Contoh: “Kalau tidak mau disuntik, nanti suntikannya jadi dua kali”.
3. Jangan Memaksa Secara Kasar
Memaksa dengan kasar bisa menimbulkan trauma jangka panjang bagi anak.
Kapan Perlu Bantuan Profesional?
Jika anak menunjukkan ketakutan ekstrem seperti histeris, tantrum, menangis berlebihan atau menolak tindakan medis penting, sebaiknya konsultasikan dengan psikolog anak untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Ketakutan Anak untuk Disuntik bisa Diatasi
Ketakutan anak terhadap suntikan adalah hal yang wajar, namun bisa diatasi dengan pendekatan yang tepat. Dukungan emosional, komunikasi yang jujur, dan teknik distraksi sangat membantu mengurangi kecemasan anak.
Dengan kesabaran dan konsistensi, anak akan belajar bahwa suntikan bukanlah hal yang perlu ditakuti, melainkan bagian penting dari menjaga kesehatan. Namun, jika sudah berlebihan atau butuh bantuan profesional, jangan ragu untuk ke psikolog anak.
Di Primecare Clinic, tersedia psikolog anak. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

