Perbedaan Vaksin Flu 3 Strain dan 4 Strain: Mana yang Lebih Baik untuk Anda?

October 14, 2026 by Primecare Clinic
2769-1-1-1200x675.webp

Influenza atau flu merupakan penyakit infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza. Meskipun sering dianggap sebagai penyakit ringan, flu dapat menyebabkan komplikasi serius, terutama pada anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan kondisi medis tertentu.

Salah satu cara untuk membantu melindungi diri dari influenza adalah dengan mendapatkan vaksin flu secara rutin. Namun, tahukah Anda bahwa vaksin flu tersedia dalam formulasi 3 strain dan 4 strain?

Keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu tubuh membentuk kekebalan terhadap virus influenza. 

Perbedaan utamanya terletak pada jumlah dan jenis strain virus yang dicakup oleh vaksin. Lantas, apa perbedaan vaksin flu 3 strain dan 4 strain, serta mana yang lebih sesuai untuk Anda?

Apa Itu Vaksin Flu 3 Strain?

Vaksin flu 3 strain, yang juga dikenal sebagai vaksin influenza trivalen, merupakan vaksin yang dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap tiga jenis virus influenza.

Secara umum, vaksin ini mencakup:

  • Dua strain virus influenza A, yaitu A(H1N1) dan A(H3N2).
  • Satu strain virus influenza B.

Komposisi vaksin influenza diperbarui secara berkala berdasarkan pemantauan virus yang beredar dan rekomendasi organisasi kesehatan. Tujuannya adalah agar vaksin dapat memberikan perlindungan yang relevan terhadap strain influenza yang diperkirakan akan menyebar.

Dengan mencakup tiga strain virus, vaksin flu 3 strain membantu sistem kekebalan tubuh mengenali virus-virus tersebut sehingga tubuh lebih siap melawan infeksi apabila terpapar.

Apa Itu Vaksin Flu 4 Strain?

Vaksin flu 4 strain atau vaksin influenza kuadrivalen merupakan vaksin yang sebelumnya dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap empat jenis virus influenza.

Formulasi klasik vaksin ini mencakup:

  • Dua strain virus influenza A, yaitu A(H1N1) dan A(H3N2).
  • Dua strain virus influenza B, yaitu dari garis keturunan B/Victoria dan B/Yamagata.

Penambahan satu strain influenza B pada formulasi klasik tersebut bertujuan memperluas cakupan perlindungan, khususnya ketika garis keturunan virus influenza B yang beredar berbeda dari strain yang diperkirakan dominan.

Namun, perkembangan virus influenza membuat komposisi vaksin terus dievaluasi. Untuk musim influenza 2025–2026 dan seterusnya, sejumlah otoritas kesehatan, termasuk WHO dan FDA Amerika Serikat, telah mengadopsi formulasi trivalen tanpa komponen B/Yamagata karena tidak ada virus influenza B/Yamagata yang terkonfirmasi beredar secara alami sejak Maret 2020.

Oleh karena itu, vaksin dengan empat strain tidak otomatis lebih unggul daripada vaksin tiga strain. Kesesuaian komposisi vaksin dengan virus yang beredar juga perlu dipertimbangkan.

Perbedaan Vaksin Flu 3 Strain dan 4 Strain

Perbedaan kedua jenis vaksin ini dapat dilihat dari beberapa aspek berikut.

AspekVaksin Flu 3 StrainVaksin Flu 4 Strain
Istilah medisTrivalenKuadrivalen
Jumlah strain dalam formulasi klasik3 strain4 strain
Cakupan virus influenza A2 strain2 strain
Cakupan virus influenza B1 strain2 strain
TujuanMembantu melindungi dari tiga strain influenzaFormulasi klasiknya menambahkan satu strain influenza B
Pertimbangan pemilihanKesesuaian dengan rekomendasi dan komposisi vaksin terkiniKesesuaian komposisi dengan virus yang beredar dan ketersediaan produk

Catatan penting: Tabel ini menjelaskan perbedaan formulasi klasik. Komposisi aktual vaksin dapat berbeda menurut musim, negara, dan produk yang tersedia. Sejak komponen B/Yamagata tidak lagi direkomendasikan dalam formulasi vaksin influenza rutin oleh sejumlah otoritas kesehatan, vaksin trivalen menjadi formulasi yang digunakan dalam rekomendasi terkini di banyak wilayah.

Apakah Vaksin Flu 4 Strain Lebih Efektif daripada 3 Strain?

Banyak orang beranggapan bahwa vaksin dengan empat strain pasti memberikan perlindungan yang lebih baik dibandingkan vaksin dengan tiga strain. Namun, anggapan tersebut tidak selalu tepat.

Pada awalnya, vaksin flu 4 strain dikembangkan untuk mencakup dua garis keturunan influenza B, yaitu B/Victoria dan B/Yamagata. Penambahan ini bertujuan mengurangi risiko ketidaksesuaian antara strain influenza B dalam vaksin dan strain yang beredar di masyarakat.

Akan tetapi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), komponen B/Yamagata tidak lagi dianggap perlu dalam formulasi vaksin influenza rutin karena tidak ditemukan bukti konfirmasi peredaran alami virus tersebut sejak Maret 2020. Oleh sebab itu, WHO merekomendasikan formulasi trivalen untuk musim influenza 2026 di belahan bumi selatan. Sumber: WHO.

Artinya, jumlah strain bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas perlindungan vaksin. Faktor lain yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Kesesuaian komposisi vaksin dengan virus influenza yang sedang beredar.
  • Pembaruan komposisi vaksin berdasarkan rekomendasi terbaru.
  • Usia dan kondisi kesehatan penerima vaksin.
  • Ketersediaan serta persetujuan vaksin di wilayah setempat.

Untuk itu, perlu konsultasi dengan dokter umum atau dokter spesialis anak (jika yang ingin divaksin adalah anak).

Apakah Vaksin Flu 3 Strain dan 4 Strain Memiliki Efek Samping Berbeda?

Kedua formulasi dapat menimbulkan efek samping ringan yang umumnya bersifat sementara. Efek samping yang dapat terjadi meliputi:

  • Nyeri, kemerahan, atau pembengkakan di tempat suntikan.
  • Demam ringan.
  • Nyeri otot.
  • Sakit kepala.
  • Rasa lelah.

Efek samping tersebut merupakan respons yang dapat terjadi setelah vaksinasi dan biasanya membaik dalam beberapa hari. Reaksi alergi berat sangat jarang terjadi, tetapi membutuhkan pertolongan medis segera.

Tidak tepat untuk menyimpulkan bahwa vaksin 3 strain pasti memiliki efek samping lebih sedikit atau bahwa vaksin 4 strain lebih berbahaya hanya berdasarkan jumlah strainnya. Keamanan perlu dinilai berdasarkan jenis produk, karakteristik penerima, dan data yang tersedia.

Tips Memilih Vaksin Flu yang Tepat

Sebelum mendapatkan vaksin influenza, ada beberapa hal yang dapat Anda pertimbangkan.

1. Periksa komposisi dan tahun formulasi vaksin

Pastikan vaksin yang digunakan sesuai dengan formulasi musim influenza terbaru yang direkomendasikan dan disetujui untuk penggunaannya.

Umumnya, dokter atau suster akan memberikan informasi vaksinnya sebelum melakukan penyuntikan.

2. Sesuaikan dengan usia dan kondisi kesehatan

Tidak semua produk vaksin memiliki indikasi penggunaan yang sama untuk setiap kelompok usia. Konsultasikan pilihan vaksin dengan dokter, terutama untuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan orang dengan kondisi medis tertentu.

Misalnya, untuk anak, maka harus ke dokter spesialis anak dulu.

3. Pertimbangkan ketersediaan vaksin

Vaksin yang tersedia dapat berbeda di setiap negara atau fasilitas kesehatan. 

aksin dengan formulasi terbaru yang sesuai rekomendasi merupakan salah satu pertimbangan penting dalam pemilihan.

4. Jangan menunda vaksinasi hanya karena perbedaan jumlah strain

Jika Anda memenuhi syarat untuk vaksinasi, tanyakan kepada dokter mengenai vaksin yang sesuai dan tersedia. Jangan menganggap vaksin dengan tiga strain otomatis kurang efektif daripada vaksin dengan empat strain.

Kesimpulan

Perbedaan utama vaksin flu 3 strain dan 4 strain terletak pada jumlah komponen virus influenza yang dicakup. Vaksin trivalen mencakup dua strain influenza A dan satu strain influenza B, sedangkan formulasi kuadrivalen klasik mencakup dua strain influenza A dan dua strain influenza B.

Meskipun vaksin 4 strain pada awalnya menawarkan cakupan terhadap dua garis keturunan influenza B, perkembangan epidemiologi influenza membuat komponen B/Yamagata tidak lagi direkomendasikan dalam formulasi vaksin rutin oleh WHO.

Dengan demikian, vaksin flu 4 strain tidak selalu lebih baik daripada vaksin flu 3 strain. Pemilihan vaksin sebaiknya didasarkan pada komposisi terbaru, rekomendasi kesehatan, ketersediaan produk, serta kondisi penerima vaksin.

Untuk menentukan vaksin influenza yang paling sesuai bagi Anda dan keluarga, konsultasikan dengan dokter umum terlebih dahulu.

Di Primecare Clinic Jakarta, tersedia vaksin flu. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.