Infertilitas Primer – Penyebab, Diagnosis, dan Solusi

Infertilitas merupakan kondisi yang cukup sering dialami pasangan usia reproduktif. Memahami penyebab dan pilihan terapi sangat penting agar pasangan dapat segera mendapatkan penanganan yang tepat.
Terdapat infertilitas primer dan sekunder. Artikel ini akan membahas infertilitas primer.
Apa itu Infertilitas Primer?
Infertilitas adalah kondisi ketika pasangan tidak berhasil hamil setelah ≥12 bulan hubungan seksual rutin tanpa kontrasepsi.
Infertilitas primer berarti belum pernah terjadi kehamilan sebelumnya.
Secara global, sekitar 1 dari 6 orang mengalami infertilitas dalam hidupnya.
Penyebab Infertilitas dari Sisi Wanita
Gangguan dapat terjadi pada berbagai organ reproduksi, bisa disebabkan kombinasi beberapa faktor.
1. Gangguan ovulasi (paling sering)
Contoh: Polycystic Ovary Syndrome (PCOS): PCOS adalah penyebab utama anovulasi dan infertilitas pada wanita
2. Sumbatan tuba falopi
Akibat infeksi, operasi, atau endometriosis. Selain itu, sumbatan ini dapat menghambat pertemuan sel telur dan sperma.
Umumnya, hidrotubasi dilakukan untuk mendeteksi sumbatan pada tuba falopi.
3. Kelainan rahim
Mioma, polip, atau kelainan bentuk rahim.
4. Gangguan hormonal
Ketidakseimbangan hormon dari otak (hipotalamus–hipofisis)
Penyebab Infertilitas dari Sisi Pria
Faktor pria menyumbang sebagian besar kasus infertilitas.
Penyebab utama:
- Jumlah sperma rendah (low sperm count)
- Pergerakan sperma buruk (motilitas)
- Bentuk sperma abnormal (morfologi)
Selain itu:
- gangguan hormonal
- sumbatan saluran reproduksi
- gangguan produksi sperma
Menurut WHO, masalah kualitas dan fungsi sperma adalah penyebab utama infertilitas pria.
Rangkaian Tes untuk Diagnosis Infertilitas
Evaluasi dilakukan pada kedua pasangan.
Pada wanita:
- USG transvaginal
- pemeriksaan hormon (FSH, LH, TSH, prolaktin)
- pemeriksaan ovulasi
- HSG (cek saluran tuba)
Pada pria:
- Analisis sperma (utama) → jumlah, bentuk, dan pergerakan sperma
- pemeriksaan hormon jika diperlukan
WHO menekankan bahwa diagnosis infertilitas melibatkan evaluasi klinis, laboratorium, dan imaging.
Apakah infertilitas primer bisa disembuhkan?
Banyak kasus dapat ditangani, tergantung penyebabnya.
- Gangguan ovulasi → dapat diatasi dengan obat
- Sumbatan → bisa dengan tindakan operasi
- Faktor pria → terapi hormonal atau teknik reproduksi
Namun, pada beberapa kasus, tidak ditemukan penyebab (unexplained infertility).
Pilihan Program Kehamilan (Promil) Medis
Penanganan dilakukan bertahap, dari yang paling sederhana hingga lanjut:
1. Terapi obat (induksi ovulasi)
Untuk merangsang pelepasan sel telur dan umumnya pada kasus PCOS.
2. Inseminasi buatan (IUI)
Prosedur inseminasi buatan berupa sperma dimasukkan langsung ke rahim dengan alat tertentu.
3. Bayi tabung / IVF (In Vitro Fertilization)
- Pembuahan dilakukan di laboratorium
- Embrio kemudian dimasukkan ke rahim
IVF merupakan salah satu metode assisted reproductive technology (ART) yang paling efektif untuk infertilitas.
Jangan Ragu untuk Berkonsultasi dengan Dokter Terkait Infertilitas
Jika Anda mengalami gejala infertilitas, termasuk infertilitas primer, maka Anda tidak perlu ragu untuk ke dokter. Pilihannya, Anda bisa ke dokter spesialis andrologi (untuk pria) dan dokter spesialis obgyn (untuk wanita). Dokter bisa memberikan solusi atas masalah Anda.
Di Primecare Clinic cabang Panglima Polim, Kebayoran Baru, dan Tebet, Jakarta Selatan, tersedia dokter spesialis andrologi, dokter spesialis obgyn, dan tes kesuburan pria serta wanita. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

