Sering Gatal pada Penderita Diabetes – Penyebab, Pencegahan, dan Kapan Harus ke Dokter

November 27, 2025 by Primecare Clinic
2149140472-1-1200x798.webp

Gatal pada kulit merupakan salah satu keluhan yang sering dialami oleh penderita diabetes. Kondisi ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan lain yang perlu mendapat perhatian, seperti infeksi kulit, gangguan saraf, atau kadar gula darah yang tidak terkontrol.

Untuk memahami lebih lanjut tentang gejala sering gatal pada diabetes, artikel ini membahas penyebab, pencegahan, serta kapan harus ke dokter. Simak sampai selesai, ya! 

Apa itu Gejala Sering Gatal pada Penderita Diabetes?

Sering gatal pada penderita diabetes adalah kondisi ketika kulit terasa gatal berulang, biasanya hanya di bagian tertentu, bisa ringan hingga mengganggu aktivitas. Keluhan ini biasanya muncul pada area seperti kaki, betis, lengan, atau lipatan tubuh.

Menurut jurnal yang berjudul “Skin Manifestations of Diabetes Mellitus”, kelainan kulit dialami oleh 30–70% penderita diabetes. Artinya, gejala kulit termasuk rasa gatal merupakan manifestasi yang sangat umum dan dapat menjadi indikator awal adanya gangguan metabolik. 

Pada diabetes, gatal dapat timbul akibat perubahan kondisi kulit, gangguan sirkulasi darah, hingga komplikasi diabetes yang menyebabkan kerusakan fungsi saraf. 

Apakah Sering Gatal Selalu Menjadi Gejala Diabetes?

Sering merasa gatal bukan selalu tanda diabetes. Walaupun penderita diabetes bisa mengalami gejala sering gatal, keluhan gatal juga dapat terjadi karena faktor lain. Berikut beberapa penyebab gatal pada kulit:

  • Alergi atau iritasi kulit
  • Eksim atau dermatitis
  • Infeksi jamur atau bakteri
  • Gigitan serangga
  • Kulit yang sangat kering

Pada beberapa kasus, gatal yang sering muncul bisa menjadi salah satu keluhan awal yang mengarah pada diabetes, terutama jika disertai gejala lain seperti sering haus, sering buang air kecil, atau luka yang sulit sembuh. Karena itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan penyebabnya.

Penyebab Sering Gatal pada Penderita Diabetes

Beberapa faktor yang menyebabkan penderita diabetes lebih sering mengalami gatal antara lain:

a. Kulit Kering

Hiperglikemia atau kadar gula darah yang tinggi membuat tubuh kehilangan cairan lebih cepat sehingga kulit menjadi kering, pecah-pecah, dan mudah menimbulkan rasa gatal.

b. Gangguan Sirkulasi Darah

Diabetes dapat menyebabkan penurunan aliran darah ke kulit. Aliran darah yang kurang optimal membuat kulit terasa lebih sensitif, rentan iritasi, dan lebih mudah gatal, terutama pada kaki.

c. Neuropati Diabetik

Neuropati diabetik adalah komplikasi diabetes yang menyebabkan kerusakan saraf akibat kadar gula darah tinggi. Neuropati diabetik dapat menyebabkan gangguan sensasi, seperti panas, kesemutan, mati rasa, atau gatal tanpa penyebab jelas.

d. Infeksi Jamur dan Bakteri

Kadar gula darah yang tidak terkontrol pada penderita diabetes dapat menyebabkan melemahnya sistem imunitas. Akibatnya, penderita diabetes lebih berisiko mengalami infeksi kulit, terutama infeksi jamur Candida dan infeksi bakteri. Infeksi dapat menyebabkan gejala gatal, kemerahan, atau ruam yang menyebar.

Apakah Sering Gatal pada Penderita Diabetes itu Berbahaya?

Gatal bukan kondisi yang berbahaya secara langsung, tetapi bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius, seperti:

  • Infeksi kulit yang dapat memburuk jika tidak segera ditangani
  • Kulit pecah atau luka akibat garukan, yang berisiko sulit sembuh pada penderita diabetes
  • Kerusakan saraf (neuropati)
  • Gangguan sirkulasi darah yang mungkin mengarah pada komplikasi lain

Apabila gatal berlangsung lama, sering kambuh, atau disertai luka, kondisi ini harus dievaluasi oleh dokter untuk mencegah komplikasi.

Cara Mencegah dan Mengatasi Sering Gatal pada Penderita Diabetes

Berikut beberapa langkah yang dapat membantu meringankan dan mencegah keluhan gatal:

a. Mengontrol Kadar Gula Darah

Pengendalian gula darah adalah kunci utama untuk menangani diabetes dan komplikasinya, termasuk rasa gatal yang muncul akibat komplikasi dari hiperglikemia. 

b. Menjaga Kelembaban Kulit

Gunakan pelembab tanpa pewangi setelah mandi atau saat kulit terasa kering.

c. Hindari Menggaruk

Penderita diabetes berisiko mengalami luka yang sulit sembuh akibat gula darah tinggi. Karena itu, hindari menggaruk kulit karena dapat menyebabkan luka dan meningkatkan risiko infeksi.

d. Gunakan Pakaian Berbahan Lembut dan Tidak Ketat

Pakaian yang terlalu ketat dapat memperburuk sirkulasi darah dan bahan yang kasar dapat memperburuk iritasi kulit. Jadi, gunakan pakaian yang nyaman, tidak ketat, menyerap keringat, dan berbahan lembut. 

e. Atasi Infeksi Kulit

Jika terdapat tanda infeksi di kulit seperti kemerahan, muncul bercak gatal, atau ruam, segera konsultasikan ke dokter agar mendapat pengobatan yang tepat. 

Kapan Penderita Diabetes atau Orang Dengan Keluhan Gatal Harus ke Dokter?

Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila sering merasa gatal disertai gejala di bawah:

  • Gatal tidak membaik dalam 1–2 minggu
  • Gatal sangat mengganggu aktivitas atau tidur
  • Terdapat ruam, kemerahan, cairan, atau bintik bernanah
  • Muncul luka akibat garukan yang tidak kunjung sembuh
  • Gatal disertai gejala lain seperti sering haus, sering kencing, atau lemas. 

Kamu bisa konsultasi ke dokter berikut, sesuai dengan gejala yang kamu rasakan:

  • Dokter penyakit dalam, terutama subspesialis endokrin untuk menilai apakah keluhan gatal berkaitan dengan kontrol gula darah atau komplikasi diabetes.
  • Dokter spesialis kulit (dermatolog) jika terdapat infeksi kulit, ruam, atau iritasi yang membutuhkan terapi khusus.
  • Dokter saraf apabila gatal disertai sensasi nyeri terbakar, kesemutan, atau mati rasa yang mengarah ke neuropati.

Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic

Primecare Clinic adalah klinik diabetes yang menyediakan program manajemen diabetes yang dapat membantumu untuk menurunkan kadar HbA1C. Kamu bisa konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Primecare Clinic juga menyediakan CGM untuk memonitor kadar gula darah sepanjang hari tanpa berkali-kali tusuk.

Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.