Apa Perbedaan Darah Manis dan Diabetes?

November 4, 2025 by Primecare Clinic
26692-2-1200x800.webp

Istilah “darah manis” sering digunakan masyarakat untuk menggambarkan kondisi kulit yang gatal, mudah timbul bintik atau luka kecil, dan sulit sembuh. Banyak orang mengira “darah manis” adalah tanda dari penyakit diabetes, padahal keduanya merupakan kondisi yang berbeda.

Jadi, apa perbedaan darah manis dan diabetes? Simak faktanya berikut!

Perbedaan Darah Manis dan Diabetes

“Darah manis” bukan istilah medis, melainkan sebutan awam untuk menggambarkan kelainan kulit yang ditandai dengan rasa gatal berulang disertai bintik-bintik kemerahan, jika digaruk bisa menyebabkan koreng atau bekas luka. Dalam dunia medis, kondisi ini disebut dengan “prurigo”.

Penyebab utama prurigo belum diketahui secara pasti. Namun, kondisi ini bisa dipicu oleh reaksi alergi, gigitan serangga, stres, kulit kering, atau gangguan sistem imun. Pada sebagian orang, prurigo juga bisa muncul akibat penyakit kronis seperti gangguan hati, penyakit ginjal, diabetes, dan HIV. 

Sementara itu, diabetes mellitus adalah penyakit metabolik kronis yang terjadi karena resistensi insulin atau kekurangan insulin, sehingga kadar gula darah meningkat. Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat merusak pembuluh darah, saraf, serta organ tubuh lainnya.

Diabetes dapat menimbulkan gejala seperti  sering merasa haus, sering buang air kecil, mudah lapar dan luka sulit sembuh. Penderita diabetes juga dapat mengalami gejala gatal-gatal pada kulit , terutama di area lipatan seperti leher atau ketiak. 

Gatal pada penderita diabetes disebabkan oleh kadar gula darah tinggi yang mengganggu sirkulasi darah dan jaringan kulit. Selain itu, penderita diabetes juga lebih rentan mengalami infeksi, termasuk infeksi bakteri atau jamur di kulit.

Jadi, meski diabetes dan darah manis bisa menimbulkan rasa gatal, penyebab dan mekanismenya berbeda.

Harus ke Dokter Apa Jika Terdiagnosa Diabetes dan Darah Manis?

Jika mengalami gatal-gatal di kulit, maka kamu bisa periksa terlebih dahulu ke dokter umum. Dokter memeriksa kemungkinan penyebab gatalnya. Jika diperlukan, dokter umum akan memberi rujukan ke dokter spesialis penyakit dalam jika gatal-gatal disertai dengan gula darah tinggi. 

Namun, jika penyebab gatal lebih karena masalah kulit dan tidak berhubungan dengan diabetes, dokter umum bisa memberikan rujukan ke dokter spesialis kulit jika diperlukan. 

Jika ingin langsung ke dokter spesialis, kamu bisa konsultasi ke dokter spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK) yang sekarang berubah menjadi dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika (Sp. DVE). Dokter akan mencari penyebab pasti dari gatal-gatal yang dialami, apakah disebabkan oleh alergi, infeksi, atau faktor lain. (di Primecare Clinic, terdapat dr. Made Narindra, Sp.KK dan dr. Dewi Rosalina, Sp.DVE)

Biasanya dokter akan memberikan penanganan meliputi:

  • Pemberian salep atau krim untuk mengurangi gatal dan peradangan.
  • Obat oral untuk mengurangi rasa gatal.
  • Perawatan kulit dengan pelembap dan menghindari garukan.

Jika penyebabnya dicurigai terkait penyakit dalam seperti diabetes, dokter kulit akan merujuk ke dokter lain untuk pemeriksaan lanjutan.

Apabila pemeriksaan menunjukkan kadar gula darah tinggi, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam (Sp.PD), terutama yang berfokus pada manajemen diabetes. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan dan menyusun rencana pengobatan, baik berupa obat oral, insulin, maupun kombinasi.

Jika pasien mengalami darah manis dan diabetes secara bersamaan, maka membutuhkan pendekatan multidisiplin yang melibatkan kolaborasi antara dokter kulit dan dokter penyakit dalam. Dengan begitu bisa membantu pasien mengatasi gejala kulit, menurunkan risiko komplikasi, serta meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

Konsultasi dan Pemantauan Diabetes/Prediabetes di Primecare Clinic

Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.