Mengapa Gula Darah Naik Setelah Bangun Pagi? Ini Jawabannya!

Tentu menjadi sebuah pertanyaan besar mengapa kadar gula darah naik setelah bangun pagi, padahal kita baru saja tidur dengan durasi 6-9 jam yang artinya tidak ada asupan makanan yang masuk ke dalam pencernaan kita selama itu. Lalu, apakah kondisi tersebut berbahaya?
Kondisi Gula Darah Naik Setelah Bangun Pagi
Gula darah naik setelah bangun pagi adalah hal yang biasa terjadi karena merupakan fenomena alami tubuh yang berkaitan dengan ritme sirkadian. Hal ini tentunya juga terjadi pada penderita diabetes. Kondisi ini perlu dipahami dan dikelola dengan baik agar tidak menimbulkan komplikasi di masa mendatang.
Apakah Normal Gula Darah Naik Setelah Bangun Pagi?
Ya, hal tersebut adalah hal yang normal terjadi karena kondisi alamiah tubuh sebagai respons terhadap jam biologis tubuh. Namun, jika hasil pengukuran menunjukkan angka yang berlebihan maka perlu diwaspadai. Hal ini juga berlaku bagi penderita diabetes. Jika sudah rutin melakukan pengecekan dan pencatatan kenaikan kadar gula darah setelah bangun tidur dan didapatkan hasil yang naik secara signifikan, tentunya ini menjadi hal yang perlu diwaspadai oleh pasien.
Penyebab Gula Darah Naik Setelah Bangun Pagi
1. Pengeluaran hormon antagonis insulin pada malam hari
Contoh hormon antagonis insulin adalah hormon pertumbuhan dan kortisol dimana keduanya dikeluarkan dari tubuh pada malam hari. Hormon kortisol akan merangsang tubuh mempersiapkan energi untuk pergerakan tubuh sehingga memberikan sinyal pada tubuh untuk memproduksi glukosa sehingga akan meningkatkan gula darah pada pagi hari.
2. Resistensi insulin yang berhubungan dengan sindrom metabolik
Hal ini terjadi pada penderita diabetes yang kemudian memberikan sinyal kepada tubuh bahwa tubuh kekurangan glukosa sehingga tubuh perlu untuk memproduksi glukosa dan terjadilah hiperglikemia.
3. Dawn Phenomenon dan Somogyi Effect
Dawn Phenomenon diperkenalkan oleh Dr. Schmidt yang mengemukakan bahwa kadar gula darah tinggi (hiperglikemia) yang terjadi pada pagi hari disebabkan karena penurunan kadar insulin yang dikeluarkan pada malam hari dan meningkatkan konsentrasi hormon antagonis insulin (contoh: hormon pertumbuhan dan kortisol). Jadi, pada dawn phenomenon tidak terjadi episode kadar gula darah turun (hipoglikemia).
Somogyi effect merupakan teori yang diajukan oleh Dr. Michael Somogyi. Dia menyatakan bahwa hiperglikemia pada pagi hari terjadi karena reaksi tubuh terhadap hipoglikemia. Ketika gula darah turun pada tengah malam, menyebabkan proses pemecahan gula otot sehingga menyebabkan hiperglikemia. Namun, beberapa penelitian yang dilakukan dengan menggunakan continuous glucose monitoring (CGM) membantah teori ini sehingga teori ini masih diperdebatkan di kalangan peneliti.
Berbahayakah Gula Darah Naik Setelah Bangun Pagi?
Peningkatan kadar gula darah yang signifikan dapat menjadi hal yang berbahaya bagi kesehatan. Bagi orang sehat, hal ini dapat menjadi tanda waspada adanya penyakit metabolik. Bagi penderita diabetes yang kadar gula darahnya meningkat signifikan setelah bangun tidur, perlu melakukan evaluasi terapinya, baik terapi modifikasi gaya hidup maupun terapi obat. Jika kondisi ini diabaikan, maka dapat menimbulkan komplikasi seperti, neuropati (gangguan saraf), gangguan jantung, retinopati (gangguan penglihatan), dan gagal ginjal.
Cara Mencegah/Mengatasi Gula Darah Naik Setelah Bangun Pagi
1. Atur pola makan saat makan malam
Mengatur pola makan pada malam hari dengan tidak makan terlalu larut dan makan makanan yang mengandung gizi seimbang. Hindari konsumsi karbohidrat terlalu banyak.
2. Olahraga
Olahraga dapat membantu menurunkan kadar gula darah karena glukosa digunakan untuk metabolisme tubuh selama olahraga. Pada penderita diabetes, olahraga juga bermanfaat untuk meningkatkan sensitivitas insulin.
3. Melakukan pengecekan dan pencatatan kadar gula darah
Pada penderita diabetes yang rutin melakukan pengecekan kadar gula darah secara mandiri, dapat melakukan pengukuran kadar gula darah sebelum, di antara siklus tidur, dan setelah bangun pagi. Kemudian, lakukan pencatatan. Pengecekan kadar gula darah dapat dilakukan dengan bantuan alat blood glucose meter (BGM) atau continuous glucose monitoring (CGM). Dari hasil tersebut, dapat dikumpulkan dan dilihat bagaimana pola kadar gula darah sebelum, di antara siklus tidur, dan setelah bangun pagi.
4. Mengidentifikasi Penyebab
Bagi pasien diabetes yang sudah melakukan pengukuran dan pencatatan kadar gula darah sebelum dan sesudah bangun tidur, dapat melakukan evaluasi, seperti makanan apa saja dan seberapa banyak yang dikonsumsi sebelum tidur, penggunaan obat, terutama pada pasien yang menggunakan terapi insulin, apakah pemilihan terapinya sudah tepat atau belum.
Kapan harus Berkonsultasi dengan Dokter?
Jika mengalami kenaikan gula darah setelah bangun tidur yang signifikan atau drastis, Anda disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter di bawah ini:
1. Dokter Umum
Sebagai skrining awal terjadinya kenaikan gula darah saat bangun pagi, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter umum di fasilitas kesehatan pertama.
2. Dokter Spesialis Penyakit Dalam
Anda juga bisa langsung berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis penyakit dalam untuk keluhan ini. Di samping itu, jika di fasilitas kesehatan pertama Anda didiagnosis diabetes, biasanya Anda akan dirujuk ke dokter spesialis penyakit dalam untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait adanya komplikasi atau tidak.
Konsultasi Gula Darah di Primecare Clinic
Jika kamu mengalami kesulitan mengontrol gula darah atau mengalami prediabetes/diabetes, konsultasikan di Primecare Clinic.
Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.
Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C.
Jangan tunggu sampai muncul gejala dan komplikasi, mulailah memantau gula darah sejak secara rutin. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

