Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Bubur Kacang Hijau? Ini Jawabannya!

October 17, 2025 by Primecare Clinic
3105-1-1200x800.webp

Bubur kacang hijau kerap menjadi menu favorit untuk sarapan atau camilan hangat di pagi maupun malam hari. Teksturnya lembut, rasanya manis, dan sering dianggap sehat karena terbuat dari bahan alami. Namun, rasa manis dari bubur kacang hijau sering menimbulkan kekhawatiran bagi yang perlu menjaga kadar gula darah.

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Bubur Kacang Hijau?

Jawabannya: boleh, asalkan dikonsumsi dengan cara dan porsi yang tepat. Masalah utama bukan pada kacang hijaunya, melainkan pada cara pengolahan bubur yang sering ditambah gula pasir, santan, atau bahan lainnya yang bisa membuat gula darah melonjak.

Kandungan Gizi dan Indeks Glikemik Bubur Kacang Hijau

Kacang hijau mengandung protein nabati, serat, zat besi, magnesium, dan folat yang berperan penting dalam menjaga fungsi metabolisme tubuh. Kandungan seratnya membantu memperlambat penyerapan glukosa, sehingga kadar gula darah lebih mudah terkontrol.

Indeks glikemik (IG) kacang hijau tergolong rendah, sekitar 25. Namun, saat diolah menjadi bubur dengan tambahan gula dan santan, beban glikemiknya bisa meningkat. Akibatnya, tubuh menyerap glukosa lebih cepat dan kadar gula darah dapat naik lebih tinggi. Oleh karena itu, cara pengolahan bubur menjadi faktor penting yang menentukan apakah makanan ini tetap aman bagi penderita diabetes.

Cara Makan Bubur Kacang Hijau yang Aman untuk Penderita Diabetes

Supaya bubur kacang hijau tetap aman, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan: 

1. Batasi Porsi

Cukup konsumsi sekitar setengah mangkuk sedang agar asupan karbohidrat tidak berlebihan dan kadar gula darah tetap stabil.

2. Kurangi atau Ganti Pemanis

Gunakan gula dalam jumlah sangat terbatas atau pilih pemanis alami rendah kalori seperti stevia untuk menjaga cita rasa manis tanpa meningkatkan gula darah.

3. Gunakan Santan Encer atau Tanpa Santan

Jika tetap ingin rasa gurih, gunakan santan encer atau ganti dengan susu rendah lemak. Alternatif ini membantu menjaga cita rasa hidangan, serta menjaga keseimbangan kadar lemak dan gula darah.

4. Kombinasikan dengan Sumber Protein dan Serat

Tambahkan sedikit taburan biji chia atau biji-bijian lainnya untuk meningkatkan kandungan serat dan protein. Hal ini membantu memperlambat penyerapan gula dan membuat kenyang lebih lama.

Kapan Penderita Diabetes Perlu ke Dokter?

Jika kadar gula darah sulit dikendalikan meskipun sudah menjaga pola makan, atau muncul gejala seperti sering haus, cepat lelah, penglihatan kabur, dan luka sulit sembuh, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Konsultasi dengan dokter penyakit dalam sangat disarankan agar dapat dievaluasi lebih lanjut dan mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Kenapa CGM Jadi Pilihan yang Lebih Efektif untuk Memantau Gula Darah?

Dengan data yang terekam otomatis, CGM membantu dokter memahami pola gula darahmu secara menyeluruh, termasuk waktu-waktu kritis di mana gula darah sering melonjak atau turun drastis.

Manfaat nyata CGM antara lain:
✅ Mendeteksi fluktuasi gula darah lebih cepat sebelum menyebabkan gejala berat.
✅ Membantu dokter memberikan penyesuaian terapi yang tepat waktu.
✅ Membantu kamu mengatur pola makan dan aktivitas fisik dengan lebih bijak.
✅ Mencegah komplikasi serius, seperti hipoglikemia berat, hiperglikemi, hingga kondisi darurat medis.

Dengan kata lain, CGM memberi kamu dan doktermu kendali penuh atas kondisi tubuh, bukan sekadar reaksi setelah gejala muncul.

Menurut dr. Samuel Alexsander, selaku edukator diabetes di Primecare Clinic Tebet, Continuous Glucose Monitoring (CGM) merupakan salah satu inovasi terbaru dalam pemantauan kadar gula darah.

“Kalau dulu, kita hanya bisa mengetahui kadar gula darah lewat pemeriksaan dengan alat tes yang menusuk jari—hasilnya hanya menggambarkan kondisi pada satu waktu tertentu saja, seperti melihat satu potongan kecil dari puzzle besar. Sedangkan dengan CGM, kita dapat memantau kadar gula darah secara real-time dan berkelanjutan hingga 14 hari, sehingga gambaran yang terlihat menjadi jauh lebih utuh,” jelas dr. Samuel.

Ia menambahkan, setiap orang memiliki respons yang berbeda terhadap makanan yang dikonsumsi. “Ada orang yang setelah makan nasi satu piring gula darahnya langsung melonjak, ada juga yang tidak terlalu berubah. Dengan CGM, kita bisa melihat bagaimana tubuh kita sendiri bereaksi terhadap berbagai jenis makanan, aktivitas, atau bahkan stres harian. Dari situ, kita jadi bisa lebih mengenali tubuh sendiri dan mengambil langkah yang lebih tepat untuk menjaga kestabilan gula darah,” tambahnya.

Menariknya, teknologi CGM ini tidak hanya bermanfaat bagi pengidap diabetes, tetapi juga cocok digunakan untuk skrining bagi mereka yang memiliki riwayat atau keturunan diabetes, maupun bagi komunitas dan individu yang antusias menjaga kesehatan. Dengan menggunakan CGM, pengguna bisa mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana gaya hidup dan pola makan memengaruhi kadar gula darah mereka—bahkan sebelum muncul gejala atau diagnosis medis tertentu.

Konsultasi Gula Darah di Primecare Clinic

Jika kamu mengalami kesulitan mengontrol gula darah, konsultasikan di Primecare Clinic. 

Primecare Clinic menyediakan layanan pemantauan, termasuk CGM dan pengelolaan gula darah bersama dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis gizi klinik. Segera periksa dan konsultasikan kadar gula darah sejak dini sebelum gejala muncul. Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Primecare Clinic menyediakan program manajemen diabetes, termasuk pemantauan CGM, edukasi gizi, dan pendampingan medis yang disesuaikan dengan kebutuhan untuk mencapai tujuan Anda seperti menurunkan HbA1C

Jangan tunggu sampai muncul gejala dan komplikasi, mulailah memantau gula darah sejak secara rutin. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.