Apakah Penderita Diabetes Boleh Makan Nanas? Ini Penjelasannya!

December 17, 2025 by Primecare Clinic
220-_1_-1200x1200.webp

Nanas sering membuat penderita diabetes ragu karena rasanya asam dan segar, tetapi tetap mengandung gula alami. Banyak yang khawatir apakah buah ini aman dikonsumsi tanpa membuat gula darah naik. Padahal, pengaruh nanas terhadap kadar gula darah tidak hanya ditentukan oleh rasanya, melainkan juga oleh porsi, cara konsumsi, dan waktu mengonsumsinya.

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Nanas?

Penderita diabetes boleh mengonsumsi nanas, selama porsinya dikendalikan dan tidak dikonsumsi berlebihan. Nanas merupakan buah yang mengandung karbohidrat alami, bukan gula tambahan seperti pada minuman manis atau makanan olahan. Kandungan air dan serat di dalamnya membantu memperlambat penyerapan gula, sehingga respons gula darah tidak secepat gula cair.

Meski demikian, nanas bukan termasuk buah rendah gula. Oleh karena itu, mengonsumsi nanas dalam jumlah besar sekaligus tetap dapat berisiko menimbulkan terjadinya lonjakan gula darah. 

Zat Gizi dan Indeks Glikemik Nanas

Nanas mengandung berbagai zat gizi yang berperan dalam fungsi tubuh. Vitamin C di dalamnya mendukung daya tahan tubuh dan proses penyembuhan. Kandungan mangan berperan dalam metabolisme dan kerja enzim, sementara serat membantu memperlambat penyerapan glukosa. 

Nanas juga kaya air, sehingga memberi efek segar tanpa asupan kalori yang terlalu tinggi. Selain itu, nanas mengandung bromelain, enzim yang membantu pencernaan protein.

Dari sisi respons gula darah, indeks glikemik nanas segar berada di angka sekitar 66, yang termasuk kategori sedang dan mendekati tinggi. Beban glikemiknya sekitar 8,6 per porsi, yang tergolong sedang. Hal ini berarti nanas dapat meningkatkan gula darah, tetapi kenaikannya masih relatif terkendali jika dikonsumsi dalam porsi kecil.

Bahaya Makan Nanas Berlebihan bagi Penderita Diabetes

Meski nanas bisa dikonsumsi oleh penderita diabetes, jumlah dan bentuk konsumsinya tetap perlu diperhatikan. Jika dikonsumsi berlebihan atau dalam bentuk olahan tertentu, nanas dapat menimbulkan beberapa dampak yang kurang menguntungkan bagi kontrol gula darah.

1. Gula Darah Lebih Mudah Naik

Nanas memiliki indeks glikemik yang berada di kisaran sedang–tinggi, sehingga konsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan gula darah naik lebih cepat, terutama jika dikonsumsi tanpa makanan pendamping.

2. Asupan Karbohidrat Tidak Disadari

Rasa segar nanas membuatnya mudah dimakan berulang kali. Tanpa disadari, asupan karbohidrat harian bisa meningkat dan menyulitkan pengendalian gula darah.

3. Risiko dari Nanas Olahan

Nanas kaleng dalam sirup atau nanas yang direndam gula memiliki kandungan gula jauh lebih tinggi dibanding nanas segar. Jenis olahan ini dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang lebih tajam.

4. Gangguan Pencernaan pada Sebagian Orang

Sifat asam nanas dapat menimbulkan rasa perih atau tidak nyaman di lambung jika dikonsumsi berlebihan, terutama pada penderita diabetes yang juga memiliki masalah pencernaan.

Cara Makan Nanas yang Aman bagi Penderita Diabetes

Agar nanas tetap aman dikonsumsi dan tidak mengganggu kestabilan gula darah, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan dalam mengonsumsinya:

1. Batasi Porsi Konsumsi

Porsi yang relatif aman adalah sekitar 3–4 potong kecil atau setara setengah mangkuk kecil. Menghindari porsi besar membantu menjaga respons gula darah tetap terkendali.

2. Konsumsi Setelah Makan Utama

Mengonsumsi nanas setelah makan yang mengandung protein dan serat membantu memperlambat penyerapan glukosa dibandingkan makan nanas saat perut kosong.

3. Hindari Bentuk Jus

Jus nanas kehilangan sebagian besar seratnya, sehingga gula lebih cepat diserap tubuh. Nanas utuh jauh lebih aman dibandingkan jus.

4. Pilih Nanas Segar Tanpa Pemanis

Nanas segar lebih disarankan dibanding nanas kaleng atau nanas yang ditambahkan gula, madu, atau sirup.

Kapan Penderita Diabetes Harus ke Dokter?

Penderita diabetes sebaiknya berkonsultasi ke tenaga kesehatan apabila gula darah sering meningkat setelah mengonsumsi buah nanas, meskipun porsinya sudah dibatasi. 

Dokter spesialis penyakit dalam dapat membantu mengevaluasi kontrol diabetes secara menyeluruh, sementara dokter gizi klinik atau ahli gizi dapat memberikan panduan pengaturan konsumsi buah yang lebih sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

Konsultasi Diabetes di Primecare Clinic

Jika kamu mengalami kesulitan mengontrol gula darah, mengalami gula darah tinggi, atau mengalami diabetes, konsultasikan masalah tersebut di Primecare Clinic. 

Primecare clinic menyediakan layanan konsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam dan program manajemen diabetes yang lengkap, termasuk Continuous Glucose Monitoring (CGM).  Terdapat dr. Anak Agung Arie Widyastuti, Sp.PD, FINASIM yang merupakan dokter spesialis penyakit dalam dengan spesialisasi penyakit diabetes di Primecare Clinic.

Jangan tunggu sampai muncul gejala dan komplikasi, mulailah memantau gula darah sejak secara rutin dan konsultasi dengan dokter terkait. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.