Telinga Kotor – Apakah Berbahaya, Penyebab, dan Cara Membersihkannya

Telinga kotor tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan dari segi estetika, tetapi juga bisa mengganggu kualitas dari pendengaran. Ada orang-orang yang bahkan membiarkan kotorannya menumpuk hingga akhirnya dibersihkan lewat irigasi telinga. Ada juga yang membersihkannya sendiri.
Pertanyaannya, apa penyebab dari telinga kotor? Bagaimana solusinya?
Apa Itu Telinga Kotor?
Telinga kotor sebenarnya adalah penumpukan serumen atau kotoran telinga yang diproduksi secara alami oleh tubuh. Serumen pada telinga memiliki fungsi penting, antara lain:
- Melindungi saluran telinga dari debu dan kuman
- Menjaga kelembapan kulit telinga
- Mencegah masuknya benda asing ke telinga
Masalahnya muncul ketika serumennya mengeras atau menumpuk, sehingga telinga menjadi kotor dan pendengaran mengalami gangguan.
Apakah Telinga Kotor itu Berbahaya?
Pada kondisi tertentu, telinga kotor dapat menyebabkan:
- Penurunan pendengaran untuk sementara waktu
- Rasa penuh atau tersumbat
- Nyeri telinga
- Infeksi telinga luar
Jadi apakah telinga kotor berbahaya? Tergantung dari gangguan yang muncul setelah telinganya kotor. Karena itu, sebaiknya rutin melakukan pembersihan telinga.
Penyebab Telinga Menjadi Kotor
Penumpukan kotoran telinga dapat terjadi karena beberapa faktor. Yaitu:
1. Produksi Serumen Berlebih
Sebagian orang secara alami memproduksi serumen lebih banyak sehingga mudah menumpuk. Jadi, ada beberapa orang yang memang telinganya lebih mudah mengalami penumpukan kotoran. Mirip dengan orang yang lebih mudah muncul karang giginya.
2. Kebiasaan Membersihkan Telinga dengan Cara yang Salah
Membersihkan telinga dengan cara yang salah seperti menggunakan cotton bud justru dapat:
- Mendorong kotoran lebih dalam ke bagian dalam telinganya
- Menyebabkan sumbatan
- Melukai saluran telinga
3. Faktor Usia dan Bentuk Saluran Telinga
Lansia dan orang dengan saluran telinga sempit lebih rentan mengalami telinga yang kotor.
Ciri-Ciri Telinga Kotor
Telinga kotor memiliki gejala yang cukup khas. Beberapa tanda telinga kotor meliputi:
- Pendengaran terasa berkurang (jadi merasa budeg)
- Telinga terasa penuh atau ada yang terasa tersumbat
- Telinga berdenging
- Terdapat gatal atau rasa yang tidak nyaman
Kapan harus ke Dokter Terkait Telinga Kotor?
Segera periksakan ke dokter jika telinga kotor disertai:
- Nyeri hebat
- Keluar cairan atau nanah
- Pusing atau vertigo
Anda bisa ke dokter spesialis THT untuk menangani gejala dan masalah tersebut.
Cara Membersihkan Telinga Kotor yang Aman
Membersihkan telinga harus dilakukan dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan masalah.
1. Cara Alami Membersihkan Telinga dengan Aman
Beberapa cara pembersihan telinga yang relatif aman secara alami adalah::
- Membersihkan bagian luar telinga saja
- Menggunakan obat tetes telinga sesuai anjuran
- Membiarkan telinga membersihkan diri secara alami
Untuk pembersihan telinga kotor, terutama yang kotorannya ada di bagian dalam telinga, sangat dianjurkan untuk menggunakan prosedur irigasi telinga yang dilakukan oleh dokter spesialis THT.
2. Cara Membersihkan Telinga yang Tidak Dianjurkan
Hindari membersihkan telinga dengan:
- Cotton bud
- Penjepit atau benda keras
- Lilin telinga (ear candle)
Cara di atas tidak dianjurkan karena rawan ada yang tertinggal di dalam, bahkan menyebabkan infeksi, bahkan kotorannya makin ke dalam telinga, bukan justru dikeluarkan.
Jika Kondisi Telinga Kotor, Harus ke Dokter Apa?
Jika telinga kotor hingga terasa tersumbat, dan tidak membaik, bahkan terjadi gangguan pendengaran, sebaiknya periksa ke tenaga medis, yaitu dokter spesialis THT. Dokter spesialis THT dapat:
- Melihat kondisi saluran telinga dengan alat khusus
- Membersihkan kotoran telinga secara aman dengan alat-alat kesehatan
- Menangani infeksi pada telinga jika ditemukan
Metode pembersihan telinga ada banyak, antara lain:
- Irigasi telinga
- Suction atau dengan kata lain, penyedotan
- Alat khusus di bawah penglihatan langsung
Cara Mencegah Telinga Kotor (Tips Menjaga Kebersihan Telinga)
Mencegah lebih baik daripada mengobati, berikut cara mencegah telinga kotor:
Beberapa cara untuk menjaga kebersihan telinga, antara lain::
- Hindari kebiasaan mengorek telinga, baik itu dengan jari atau pun alat seperti cotton bud
- Gunakan penutup telinga ketika berada di lingkungan berdebu
- Kontrol rutin ke dokter spesialis THT jika sering mengalami sumbatan
- Kurangi pemakaian earphone
- Rutin membersihkan earphone
Telinga Kotor dan Mengganggu Pendengaran? Ayo ke Dokter Spesialis THT
Telinga kotor adalah kondisi umum yang bisa terjadi pada siapa saja. Namun, jika sudah mengganggu pendengaran, bahkan menumpuk kotorannya, sebaiknya segera ke dokter spesialis THT untuk dilakukan pembersihan telinga.
Di Primecare Clinic cabang Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersedia layanan irigasi telinga (pembersihan telinga) yang dilakukan oleh dokter spesialis THT.
Ingin membersihkan telinga/irigasi telinga? Yuk klik tautan ini!

