Bahaya Mengorek Telinga – Bukan Masalah Sepele!

February 12, 2026 by Primecare Clinic
21911-2-1200x800.webp

Mengorek telinga sudah menjadi kebiasaan banyak orang, baik menggunakan cotton bud hingga alat logam kecil. Padahal, kebiasaan ini menyimpan berbagai risiko kesehatan. Niatnya membersihkan, justru mengorek telinga dapat membahayakan kesehatan.

Mengapa Banyak Orang Sering Mengorek Telinga?

Mengapa ya orang-orang sampai banyak sekali yang suka mengorek telinga sampai jadi kebiasaan yang dianggap lumrah? Jawabannya adalah karena rasa gatal, tidak nyaman, atau anggapan bahwa telinga harus selalu bersih membuat banyak orang terbiasa mengorek telinga. 

Serumen atau kotoran telinga sebenarnya berfungsi melindungi telinga dari debu, kuman, dan benda asing, serta membantu menjaga kelembapan liang telinga agar tidak kering dan iritasi. Jaid, mengoreknya secara “manual” justru bisa menimbulkan masalah.

Bahaya Mengorek Telinga Terlalu Sering, Ditambah dengan Cara yang Salah

Mengorek telinga terlalu sering, apalagi dengan cara yang salah, dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan telinga. Berikut bahayanya:

1. Risiko Luka dan Infeksi Telinga

Alat atau jari yang dimasukkan ke dalam telinga dapat melukai kulit liang telinga yang tipis dan sensitif. Luka kecil ini bisa menjadi pintu masuk bagi bakteri dan jamur, sehingga meningkatkan risiko infeksi telinga luar (otitis eksterna).

Jadi, mengorek telinga bisa berbahaya karena dapat menyebabkan infeksi.

2. Kotoran Telinga Semakin Masuk ke Dalam

Alih-alih keluar, mengorek telinga justru sering mendorong kotoran semakin ke dalam mendekati gendang telinga. Bukannya kotoran telinga jadi bersih karena dikorek, justru ternyata kotorannya semakin dalam, sehingga terjadi gangguan pendengaran.

3. Iritasi dan Rasa Gatal Berkepanjangan

Mengorek telinga dapat menghilangkan lapisan pelindung alami pada kulit telinga. Akibatnya, telinga menjadi kering, iritasi, dan terasa semakin gatal, sehingga memicu keinginan untuk mengorek lebih sering.

Jadi, jangan heran kalau habis mengorek telinga, malah muncul iritasi, atau timbul rasa gatal, sehingga ada keinginan untuk mengorek telinga lagi.

4. Risiko Robeknya Gendang Telinga

Jika pengorekan telinga ini dilakukan terlalu dalam atau tidak sengaja tersentak, alat pengorek telinga atau jari bisa melukai hingga merobek gendang telinga. Kondisi ini dapat menyebabkan nyeri hebat pada telinga, gangguan pendengaran, dan muncul infeksi serius. 

Tanda-Tanda Telinga Bermasalah Akibat dari Mengorek Telinga 

Beberapa gejala yang perlu diwaspadai setelah sering mengorek telinga antara lain (tanda telinga bermasalah): 

1. Nyeri atau Perih pada Telinga

Rasa sakit bisa menandakan adanya luka atau peradangan pada liang telinga.

2. Telinga Berdengung atau Fungsi Pendengaran Mengalami Penurunan

Sumbatan kotoran atau kerusakan pada telinga akibat mengorek dapat menyebabkan telinga berdengung dan muncul gangguan pendengaran.

Seharusnya, tanda-tanda ini akan terlihat dengan tes audiometri.

3. Keluar Cairan dari Telinga

Cairan bening, kekuningan, atau berbau bisa menjadi tanda infeksi yang membutuhkan penanganan medis. Segera ke dokter spesialis THT jika muncul hal seperti ini ya.

Cara Aman Membersihkan Telinga

Daripada mengorek telinga, ada cara yang lebih aman untuk menjaga kebersihan telinga.

1. Biarkan Telinga Membersihkan Diri Sendiri

Pada umumnya, kotoran telinga akan keluar dengan sendirinya melalui gerakan rahang saat mengunyah atau berbicara. Jadi, ada prosedur alaminya tanpa perlu mengorek telinga untuk mengatasi kotoran.

2. Bersihkan Bagian Luar Telinga Saja

Cukup bersihkan bagian luar telinga dengan kain lembut dan kering setelah mandi. Telinga bagian dalam tidak perlu dibersihkan, apalagi kalau pembersihan telinganya menggunakan alat/jari.

3. Periksa ke Dokter Jika Telinga Tersumbat

Jika telinga terasa penuh, pendengaran menurun, atau sering gatal, sebaiknya periksa ke dokter, terutama dokter spesialis THT, untuk mendapatkan pembersihan telinga yang aman, sesuai dengan prosedur medis.

Kapan Harus ke Dokter karena Masalah Telinga?

Segera konsultasi ke dokter spesialis THT jika mengalami masalah pada telinga seperti nyeri telinga hebat, telinga berdarah, keluar cairan, atau pendengaran menurun setelah mengorek telinga, serta kotoran telinga menumpuk. Penanganan yang tepat dapat mencegah komplikasi lebih lanjut.

Jangan Mengorek Telinga 

Mengorek telinga memiliki lebih banyak bahayanya daripada manfaatnya. Mungkin akan terasa kalau kotoran telinga makin sedikit saat telinga dikorek, padahal kenyataannya, ternyata kotorannya justru makin ke dalam telinga.

Jika muncul gangguan pendengaran, iritasi dan perih, bahkan keluar cairan dari telinga setelah mengorek. Segera ke dokter spesialis THT untuk penanganan lebih lanjut.

Di Primecare Clinic cabang Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersedia dokter spesialis THT dan layanan seputar telinga seperti irigasi telinga (pembersihan telinga) dan audiometri (cek kualitas pendengaran). Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.