Vertigo: Penyebab, Gejala, dan Tanda Perlu Cek ke Dokter

unhappy-exhausted-mature-woman-with-closed-eyes-lying-bed-touching-temples-close-up-tired-female-suffering-from-headache-migraine-feeling-unwell-suffering-from-insomnia-lack-sleep-1.jpg

Pernahkah kamu merasa pusing seolah-olah dunia di sekeliling sedang melayang atau berputar? Jika ya, kemungkinan kamu sedang mengalami vertigo. Vertigo bukanlah suatu penyakit, melainkan sebuah gejala yang dapat terjadi secara tiba-tiba dan berlangsung dalam jangka waktu tertentu.

Perlu diketahui juga bahwa kondisi ini sering kali dialami oleh banyak orang.

Kendati demikian, ada beberapa kondisi yang membuat vertigo sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Dengan begitu, penanganan yang diberikan bisa lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Apa itu vertigo?

Dikutip dari Healthline, vertigo adalah perasaan yang menyebabkan penderitanya merasa seolah-olah lingkungan sekitarnya berputar atau seperti sedang melayang.

Saat sedang kambuh, penderitanya terkadang juga bisa mengalami kehilangan keseimbangan, sehingga kesulitan untuk berjalan atau sekadar berdiri.

Apa faktor penyebabnya?

Penyebabnya bergantung dari jenis yang dialami. Secara umum, terdapat dua jenis vertigo yang dikelompokkan berdasarkan penyebabnya.

Vertigo periferal

Penyebabnya adalah gangguan pada telinga bagian dalam yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan tubuh, sehingga timbul rasa pusing. Hal ini bisa terjadi karena adanya peradangan di telinga bagian dalam atau infeksi virus. Beberapa penyebab lainnya yakni seperti berikut.

  • Benign paroxysmal positional vertigo (BPPV), dipicu karena vestibuler telinga dalam mengalami gangguan akibat perubahan posisi dan gerakan kepala yang tiba-tiba.
  • Riwayat cedera, seperti cedera pada kepala.
  • Labirintitis, akibat iritasi dan pembengkakan pada telinga bagian dalam.
  • Penyakit Ménière, yaitu penyakit kronis yang menyerang telinga bagian dalam.

Vertigo central

Berbeda dengan jenis periferal yang disebabkan oleh gangguan pada telinga dan organ keseimbangan, vertigo central terjadi akibat gangguan pada otak.

Bagian otak yang paling berpengaruh terhadap terjadinya penyakit ini adalah cerebellum atau otak kecil.

Beberapa kondisi yang dapat memicu terjadinya vertigo central seperti migrain, multiple sclerosis, tumor otak, stroke, hingga konsumsi obat-obatan tertentu.

Tanda dan gejala

Gejala utamanya yakni sensasi berputar yang biasanya dipicu oleh gerakan atau perubahan posisi kepala. Selain itu, vertigo juga dapat disertai gejala umum lainnya seperti:

  • Pusing
  • Mual dan muntah
  • Kehilangan keseimbangan
  • Telinga berdenging (tinnitus)
  • Sulit berjalan atau berdiri

Biasanya gejala akan hilang dan timbul. Ini berarti keluhan yang dialami mungkin saja tidak menetap.

Kapan perlu cek ke dokter?

Pada kebanyakan kasus, gejala dapat membaik seiring berjalannya waktu tanpa pengobatan. Salah satunya kamu perlu cukup istirahat dan konsumsi makanan bergizi.

Mengapa istirahat penting? Saat kondisi istirahat, otak secara bertahap menyesuaikan diri pada perubahan telinga bagian dalam sebagai upaya menjaga keseimbangan tubuh.

Meski begitu, ada beberapa kondisi di mana vertigo sebaiknya segera diperiksakan ke dokter. Misalnya ketika gejala berlangsung lebih dari 24 jam.

Selain itu, waspadai juga apabila keluhan sakit kepala seakan melayang disertai dengan gejala lain yang serius, seperti:

  • Sakit kepala yang parah
  • Kesulitan berbicara atau menelan
  • Kelumpuhan atau kelemahan pada satu sisi tubuh
  • Perubahan penglihatan
  • Gangguan kesadaran

Segera amankan reservasimu dengan tim dokter spesialis saraf Primecare Clinic di cabang terdekat!

Jadwal Dokter Spesialis Saraf
Primecare Clinic

Cabang Tebet
(Informasi dan pendaftaran: 0811-8906-625)

dr. Halida, Sp.S
Selasa dan Kamis, 13.00 – 15.00

Cabang Panglima Polim
(Informasi dan pendaftaran: 0811-1958-188)

dr. Jubelhki Sirait, Sp.S
Senin, Selasa dan Jumat, 09.00 – 12.00
Rabu, 14.00 – 16.00

Keyword pencarian:
sakit kepala, apa itu vertigo, dokter saraf, saraf, stroke

Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2022. All rights reserved.