Perbedaan Perut Buncit dan Hamil – Perut Membesar, tetapi Berbeda!

Banyak wanita merasa bingung saat perut terlihat membesar: apakah ini hanya perut buncit biasa atau tanda kehamilan? Meski sekilas mirip, terdapat perbedaan yang jelas antara perut buncit dan hamil.
Berikut penjelasan lengkap perbedaan perut buncit dan hamil.
1. Penyebab
Perut buncit umumnya terjadi karena asupan kalori jauh lebih banyak daripada kalori yang keluar dan hal ini terus berlangsung lama (terjadi penumpukan lemak berlebih).
Sementara itu, hamil terjadi karena sel telur dibuahi oleh sperma.
2. Tekstur Perut
Tekstur perut buncit memiliki ciri lembek, bisa ditekan, dan bentuk perut bisa berubah saat posisi duduk atau berdiri. Sementara itu, pada kehamilan, perut terasa keras dan padat, bagian bawah perut terasa lebih kencang, dan perutnya tidak mudah berubah bentuk hanya karena dipengaruhi posisi tubuh saja.
3. Letak Pembesaran
Pembesaran pada perut buncit merata di seluruh area perut dan lemak bisa dilihat dari atas dan samping. Sementara itu, letak pembesaran kehamilan terjadi di bagian bawah perut dan seiring waktu mengalami pembesaran dari bawah ke atas, sesuai usia kehamilan dan pertumbuhan rahim.
4. Perubahan dalam Siklus Menstruasi
Wanita dengan perut buncit masih bisa mengalami siklus menstruasi yang normal. Sementara itu, pada kehamilan, terjadi telat haid dan bisa disertai flek ringan (implantasi).
Jika Anda aktif secara seksual dan mengalami telat menstruasi, sebaiknya lakukan tes kehamilan untuk memastikan apakah Anda hamil atau tidak. Ke dokter spesialis obgyn dan melakukan USG kehamilan juga bisa memastikan apakah Anda hamil atau tidak.
5. Gejala Tambahan
Perut buncit bisa disertai rasa penuh/kembung, kadang disertai nyeri, dan tidak ada perubahan yang berarti pada payudara/hormon. Sementara itu, pada kehamilan, ada gejala khas seperti mual dan muntah, payudara nyeri/membesar, mudah lelah, sering buang air kecil, dan lebih sensitif terhadap bau.
6. Hasil Tes Kehamilan
Ini perbedaan paling signifikan bahkan jadi cara memastikan apakah Anda hamil atau hanya mengalami perut buncit. Jika tes kehamilan menunjukkan hasil positif, maka artinya hamil. Sementara itu, wanita dengan perut buncit belum tentu hamil (hasil tes kehamilannya positif).
Kapan harus Ke Dokter?
Jika Anda masih ragu apakah hanya perut buncit saja atau benar-benar hamil, maka Anda sebaiknya ke dokter spesialis obgyn untuk dilakukan pemeriksaan kehamilan.
Kalau hasilnya hanya perut buncit saja (bukan kehamilan), direkomendasikan ke dokter spesialis gizi klinik untuk mendapatkan terapi untuk menurunkan berat badan. Perut buncit adalah penyebab penyakit metabolik, jadi sebaiknya menurunkan berat badan hingga ke berat badan ideal.
Sementara itu, jika hasilnya adalah kehamilan, maka Anda bisa melakukan kontrol rutin ke dokter spesialis obgyn untuk pemantauan kehamilan dan janin.
Perut Buncit dan Hamil Jelas Berbeda
Perbedaan perut buncit dan hamil dapat dikenali dari tekstur perut, lokasi pembesaran, siklus menstruasi, serta gejala yang menyertai. Bahkan tes kehamilan hingga USG bisa dengan mudah menentukan apakah jika perut membesar, hanya perut buncit saja atau memang benar-benar hamil.
Jika Anda ragu, jangan menebak-nebak. Lakukan tes kehamilan atau konsultasi ke dokter spesialis obgyn untuk mendapatkan kepastian dan penanganan yang tepat. Dokter spesialis obgyn akan melakukan USG untuk memastikan apakah Anda benar hamil atau tidak.
Tersedia dokter spesialis obgyn di Primecare Clinic. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

