Kapan Harus ke Dokter Spesialis Obgyn? Berikut Tanda harus Periksa!

Dokter spesialis obgyn atau dokter spesialis kandungan dan kebidanan berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi, kesuburan, dan kehamilan. Pemeriksaan rutin dengan dokter spesialis tersebut membantu mendeteksi masalah kewanitaan, kesuburan, dan kehamilan sejak dini sehingga pengobatan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.
Jadi, apa saja tanda-tanda Anda harus ke dokter spesialis obgyn atau kapan waktu yang tepat untuk ke dokter tersebut?
Tanda-Tanda Anda Harus ke Dokter Spesialis Obgyn
a. Haid Tidak Teratur
- Haid terlambat terus-menerus
- Tidak haid lebih dari 3 bulan
- Haid terlalu sering atau tidak terduga
Perubahan siklus haid/menstruasi dapat menandakan gangguan hormon, stres, PCOS, atau masalah kesehatan lain.
b. Nyeri Haid yang Tidak Normal
Jika nyeri haid sampai membuat Anda:
- Tidak bisa beraktivitas
- Membutuhkan obat penghilang nyeri terus-menerus
- Merasa lemas atau pusing hebat
Anda sebaiknya ke dokter spesialis obgyn untuk pemeriksaan lebih lanjut.
c. Keputihan Tidak Normal
Keputihan harus diperiksa jika:
- Berwarna hijau/kuning
- Berbau menyengat
- Disertai rasa gatal atau nyeri
- Keluar dalam jumlah berlebihan
d. Nyeri Panggul atau Perut Bawah
Nyeri panggul persisten bisa menandakan:
- Kista ovarium
- Radang panggul
- Fibroid rahim
Konsultasi dengan dokter obgyn bisa membantu Anda untuk mendapatkan penjelasan terkait nyeri panggul atau perut bawah.
e. Perdarahan Tidak Normal
Perdarahan tidak normal ini termasuk:
- Perdarahan di luar siklus haid
- Perdarahan setelah berhubungan seksual
- Perdarahan setelah menopause
Kondisi ini memerlukan evaluasi segera oleh dokter spesialis obgyn.
f. Kesulitan untuk Hamil
Jika Anda sudah mencoba hamil selama:
- Lebih dari 12 bulan jika usia saat ini di bawah 35 tahun
- Lebih dari 6 bulan jika saat ini berusia di atas 35 tahun
Maka pemeriksaan kesuburan dianjurkan dan bisa dilakukan oleh dokter spesialis obgyn.
g. Ingin KB
KB seperti pemasangan KB IUD bisa dilakukan oleh dokter spesialis obgyn. Begitu juga ketika ingin melepas KB IUD tersebut.
h. Pemeriksaan Payudara
Anda mau pemeriksaan payudara? Dokter spesialis obgyn bisa membantu Anda.
i. Muncul Tanda akan Bersalin
Jika terdapat tanda akan segera melahirkan atau bersalin seperti kontraksi dengan selisih antar kontraksi yang cepat, maka Anda sebaiknya segera ke dokter spesialis obgyn.
Kapan harus ke Dokter Spesialis Obgyn saat Hamil?
a. Tes Kehamilan Menghasilkan Positif atau Garis Dua
Jika hasil testpack positif (garis dua), termasuk kondisi positif samar, segera konsultasi untuk memastikan kondisi dan usia kehamilan.
b. Mual Muntah Berlebihan
Mual muntah termasuk gejala ketika hamil, tetapi jika sampai tidak bisa makan/minum, Anda sebaiknya ke dokter spesialis obgyn.
c. Perdarahan Saat Hamil
Perdarahan saat hamil dapat menjadi tanda keguguran atau kehamilan ektopik.
d. Gerakan Janin Menurun
Kondisi ini khusus jika setelah 24 minggu, gerakan janin menurun.
e. Pemeriksaan Rutin untuk Wanita
1. Pap Smear
Pap smear penting untuk deteksi dini penyakit kanker serviks. Prosedur medis ini sebaiknya rutin dilakukan setahun sekali demi kesehatan.
2. Pemeriksaan USG
Pemeriksaan USG ini digunakan untuk memantau kondisi rahim, ovarium, dan kehamilan.
3. Konsultasi Pra-Nikah & Pra-Kehamilan
Konsultasi pranikah/prakehamilan ini meliputi skrining infeksi, imunisasi, dan cek hormon.
Konsultasi dengan Dokter Spesialis Obgyn di Primecare Clinic!
Terdapat berbagai kondisi yang bisa diperiksa oleh dokter spesialis obgyn, terlepas Anda sedang hamil atau tidak.
Jika Anda memiliki masalah di area kewanitaan atau seputar kehamilan, dokter spesialis obgyn di Primecare Clinic siap membantu Anda. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

