Anak Sering Tantrum, Kapan Harus ke Psikolog Anak?

March 31, 2026 by Primecare Clinic
3400-_1_-1200x800.webp

Tantrum pada anak adalah hal yang umum terjadi, terutama pada usia balita. Namun, ketika anak sering tantrum dengan intensitas berlebihan, durasi lama, atau sampai membahayakan diri sendiri dan orang lain, orang tua tentu akan khawatir dan mencari solusi. Pertanyaannya kapan anak yang sering tantrum, terutama sudah “berlebihan” harus dibawa ke psikolog anak?

Kapan Harus ke Psikolog Anak terkait Anak sering Tantrum?

Berikut beberapa kondisi yang menjadi sinyal kuat bahwa Anda harus membawa anak Anda ke psikolog anak terkait tantrum.

1. Tantrum Sangat Sering dan Intens

Jika dalam seminggu anak mengalami tantrum berat seperti melempar barang, menyakiti orang lain dengan frekuensi lebih dari 3-4 kali, ini bisa menjadi tanda masalah regulasi emosi.

2. Anak Sulit Tenang meski Sudah Dicoba untuk Ditenangkan dengan Berbagai Cara

Anak tidak bisa ditenangkan meski sudah dipeluk, diajak bicara, atau dialihkan perhatiannya.

3. Ada Keterlambatan Perkembangan

Keterlambatan pada tumbuh kembang seperti keterlambatan bicara, kesulitan interaksi sosial, atau tidak merespons saat dipanggil.

4. Mengganggu Aktivitas Sekolah atau Sosial

Guru, teman sekolah, atau orang di lingkungan sekitar mengeluhkan perilaku anak yang sulit dikontrol di sekolah, tempat bermain, hingga lingkungan tetangga/komplek/pemukiman.

5. Orang Tua Merasa Kewalahan, bahkan Menyerah

Jika orang tua merasa stres berat, marah berlebihan, atau kehilangan cara menghadapi anak,  bahkan sudah merasa menyerah untuk menghadapi masalah tantrum pada anak, maka anak sebaiknya dibawa ke psikolog anak.

Bagaimana Kondisi Tantrum Di mana Anak perlu Dibawa ke Psikolog Anak?

Ciri-ciri tantrum di mana anak sebaiknya perlu dibawa ke psikolog adalah sebagai berikut:

  • Terjadi hampir setiap hari
  • Durasi lebih dari 20-30 menit (durasinya panjang)
  • Anak melukai diri sendiri seperti membenturkan kepala ke dinding dan menggigit tangan sendiri
  • Bersikap sangat agresif terhadap orang lain, seperti memukul, menendang, atau meludah
  • Terjadi pada anak usia di atas 5 tahun secara intens

Jika tantrum dengan ciri-ciri yang disebutkan di atas ini muncul, sebaiknya orang tua mulai mempertimbangkan konsultasi dengan psikolog anak.

Apa yang Akan Dilakukan Psikolog Anak terkait Masalah Anak yang Tantrum?

Saat berkonsultasi, psikolog anak biasanya akan:

1. Melakukan Wawancara dengan Orang Tua

Membahas pola asuh, rutinitas anak, riwayat perkembangan, dan situasi keluarga.

2. Observasi Perilaku Anak

Melihat bagaimana anak bermain, berinteraksi, dan merespons instruksi.

3. Tes Psikologis Jika Diperlukan

Untuk menilai aspek kognitif, emosional, dan sosial anak. Psikolog anak mungkin akan memberikan tes psikologis/asesmen.

Hasil tes/asesmen akan membantu dalam menentukan apakah tantrum masih dalam batas normal atau memerlukan intervensi khusus.

Jangan Ragu Membawa Anak yang Tantrum ke Psikolog Anak

Tantrum itu manusiawi pada anak karena belum mengerti bagaimana cara meregulasi emosi. Namun, jika tantrumnya berdurasi panjang, sampai menyakiti diri sendiri dan orang lain, bahkan membuat orang tua turut stres dan menyerah untuk menghadapi tantrumnya. Sebaiknya jangan ragu membawa anak Anda ke psikolog anak. Hal ini demi kebaikan anak Anda serta Anda sendiri.

Tersedia psikolog anak di Primecare Clinic cabang Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya!

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.