Makan Banyak Tapi Tetap Kurus? Ini Penjelasannya!

February 23, 2026 by Primecare Clinic
109204-1200x481.webp

Sebagian orang merasa sudah makan dalam porsi besar, bahkan lebih sering dari biasanya, tetapi berat badan tetap sulit naik. Kondisi ini kerap menimbulkan frustasi, terutama bagi yang sedang berusaha menambah berat badan.

Pada dasarnya, berat badan ditentukan oleh keseimbangan antara asupan kalori dan kebutuhan energi tubuh. Namun, proses ini tidak sesederhana “makan banyak lalu otomatis gemuk”. Tubuh memiliki cara kerja masing-masing dalam membakar energi, menyerap zat gizi, dan mengatur metabolisme.

Penyebab Makan Banyak Tapi Tetap Kurus

Beberapa hal berikut dapat menjadi penjelasan mengapa berat badan sulit naik meskipun merasa sudah makan banyak:

1. Metabolisme Tubuh Cenderung Cepat

Setiap orang memiliki laju metabolisme yang berbeda. Pada sebagian orang, tubuh membakar kalori lebih cepat sehingga energi dari makanan lebih cepat habis digunakan.

2. Aktivitas Fisik yang Tinggi

Aktivitas harian seperti banyak berjalan, berdiri lama, atau olahraga intens dapat meningkatkan kebutuhan kalori tanpa disadari.

3. Asupan Kalori Belum Benar-Benar Surplus

Merasa sudah makan banyak belum tentu berarti kalori yang masuk sudah melebihi kebutuhan harian. Bisa jadi jumlahnya masih sesuai atau bahkan kurang dari kebutuhan harian.

4. Masalah Penyerapan Zat Gizi

Gangguan pada sistem pencernaan dapat membuat zat gizi dari makanan tidak terserap optimal sehingga berat badan sulit bertambah.

5. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa gangguan, seperti hipertiroid (kelenjar tiroid terlalu aktif), dapat meningkatkan metabolisme secara signifikan sehingga tubuh terus membakar energi lebih cepat.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Ingin Menaikkan Berat Badan?

Untuk menaikkan berat badan secara sehat, pendekatannya perlu dilakukan secara bertahap dan terarah, bukan sekadar menambah porsi makan secara asal. Beberapa langkah berikut dapat membantu:

1. Tingkatkan Asupan Kalori Secara Bertahap

Tambahkan porsi makan sedikit demi sedikit agar tubuh dapat menyesuaikan diri. Pilih makanan padat gizi seperti protein, karbohidrat kompleks, dan lemak sehat, bukan hanya makanan tinggi gula.

2. Perbanyak Asupan Protein

Protein membantu pembentukan massa otot, terutama jika dikombinasikan dengan latihan kekuatan.

3. Tambahkan Camilan Bergizi

Sisipkan camilan sehat di antara waktu makan utama untuk memenuhi kebutuhan total kalori harian.

4. Lakukan Latihan Kekuatan

Latihan beban membantu meningkatkan massa otot sehingga kenaikan berat badan menjadi lebih sehat dan proporsional.

5. Pantau Perkembangan Secara Berkala

Perhatikan perubahan berat badan dan lingkar tubuh secara rutin, tetapi tetap beri waktu karena proses ini tidak terjadi secara instan.

Jika Makan Banyak Tapi Tetap Kurus, Harus ke Dokter Apa?

Jika berat badan sangat sulit naik meskipun asupan makan sudah ditingkatkan, atau disertai gejala lain, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter umum terlebih dahulu.

Dokter dapat melakukan evaluasi awal dan, bila diperlukan, merujuk ke dokter spesialis penyakit dalam untuk pemeriksaan lebih lanjut, termasuk evaluasi fungsi tiroid atau gangguan metabolisme lainnya. 

Konsultasi dengan dokter gizi klinik atau ahli gizi juga dapat membantu menyusun rencana peningkatan berat badan yang aman dan sesuai dengan kebutuhan tubuh.

Jangan Ragu ke Dokter Spesialis Gizi Klinik jika sudah Makan Banyak, tapi Tetap Kurus

Anda sudah makan banyak tapi tetap kurus? Jika iya, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi klinik.

Di Primecare Clinic cabang Panglima Polim, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tersedia dokter spesialis gizi klinik yang bisa membantu Anda untuk meningkatkan berat badan. Klik tautan ini untuk informasi selengkapnya! (Bisa telekonsultasi)

primecare

Jakarta Panglima Polim

Jl. Panglima Polim IX No.16, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan

Jakarta Tebet

Jl. Tebet Barat Dalam II No.46 14, Tebet Barat, Kota Jakarta Selatan

Samarinda

Jl. Muso Salim No.28, Karang Mumus, Kota Samarinda


Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.



Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2025. All rights reserved.