Tips Mengatasi Sakit Tenggorokan saat Puasa

sick-korean-woman-coughing-feeling-unwell-grimacing-has-influenza-cought-cold-flu-staying.jpg

Saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan, salah satu keluhan yang rentan dialami yakni sakit tenggorokan. Biasanya ini terjadi karena adanya perubahan pola makan dan kecukupan tidur, yang dapat memengaruhi daya tahan tubuh.

Nah, karena di waktu ini kamu tidak diperbolehkan minum air atau buah-buahan segar, sakit tenggorokan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman sepanjang hari.

Untuk diketahui, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab sakit tenggorokan saat puasa, di antaranya:

  • Dehidrasi
  • Kebiasaan bernapas melalui mulut (misalnya karena tidur dengan mulut terbuka)
  • Sering mengonsumsi makanan pedas atau minuman terlalu dingin ketika berbuka dan sahur, yang dikhawatirkan bisa membuat tenggorokan iritasi
    Infeksi

Cara mengatasi sakit tenggorokan saat puasa

Agar ibadah puasa tetap berjalan lancar tanpa rasa tak nyaman akibat sakit tenggorokan, berikut beberapa tips mengatasi yang bisa kamu coba lakukan:

1. Bernapas melalui hidung

Seperti disebutkan sebelumnya, kebiasaan bernapas lewat mulut dapat menyebabkan tenggorokan kering dan semakin nyeri. Oleh sebab itu, usahakan untuk tidak bernapas lewat mulut, melainkan melalui hidung.

Kondisi ini sering kali dilakukan seseorang saat hidung ‘mampet’, misalnya karena sedang pilek. Karena tidak bisa minum obat, cobalah menggunakan inhaler untuk meredakan hidung tersumbat.

2. Berkumur dengan air garam

Salah satu tips mengobati sakit tenggorokan saat puasa lainnya yakni berkumur dengan air garam, setidaknya hingga larutan garam terasa menyentuh tenggorokan.

Air garam diketahui dapat membantu meredakan iritasi dan peradangan di tenggorokan.

Kamu dapat melakukan tips ini di waktu berbuka, sahur, atau sebelum tidur agar tenggorokan terasa lebih nyaman keesokan harinya.

3. Cukup istirahat

Jika sedang ada waktu, jangan sia-siakan untuk beristirahat terlebih dahulu. Sakit tenggorokan juga bisa terjadi karena infeksi, yang berarti kamu perlu cukup istirahat agar tubuh bisa melawan infeksi tersebut secara optimal.

4. Menghirup uap panas

Didihkan air secukupnya, kemudian tuang ke dalam wadah besar. Letakkan wadah di bawah wajah dan bernapaslah lewat hidung untuk menghirup uap dari air panas tersebut. Upaya ini bisa diulang beberapa kali sepanjang hari hingga tenggorokan terasa lebih nyaman.

5. Makan permen pelega tenggorokan saat berbuka

Permen pelega dapat membantu meredakan radang pada tenggorokan, karena umumnya mengandung menthol dan peppermint oil yang bisa memberikan sensasi dingin.

6. Minum air hangat saat berbuka dan sahur

Hindari dulu kebiasaan minum air dingin saat kamu sedang sakit tenggorokan. Disarankan untuk minum air hangat, seperti dari teh atau kuah sup. Jangan lupa juga cukupi kebutuhan cairan tubuh, yaitu sekitar 2 liter per hari untuk menghindari risiko dehidrasi.

7. Tidak langsung tidur setelah makan

Tak sedikit orang yang punya kebiasaan langsung tidur setelah makan, baik di waktu berbuka maupun sahur. Ini sebenarnya berisiko dapat menyebabkan asam lambung naik dan mengiritasi kerongkongan.

Untuk itu, kamu sebaiknya memberikan jarak minimal 1 jam setelah makan untuk berbaring atau tidur. Sebelum itu, sebaiknya kamu tetap pada posisi duduk.

Jika sakit tenggorokan masih terus ada atau bahkan terasa semakin mengganggu kenyamananmu, segera lakukan konsultasi ke dokter untuk mencari pengobatan lanjutan yang tepat.

Primecare Clinic

Cabang Tebet
(Informasi dan pendaftaran: 0811-8906-625)

Cabang Panglima Polim
(Informasi dan pendaftaran: 0811-1958-188)

Cabang Samarinda
(Informasi dan pendaftaran: 0811-5503-567)

Keyword pencarian:
puasa, infeksi, sakit tenggorokan, radang tenggorokan, antibiotik

Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2022. All rights reserved.