Penyakit Liver: Penyebab, Gejala dan Jenis-jenisnya

female-cardiologist-uniform-holding-red-heart-isolated-white-background.jpg

Hati atau liver memiliki beragam fungsi penting bagi tubuh, termasuk di antaranya membersihkan darah dari senyawa berbahaya. Organ ini juga memproduksi protein yang berperan penting dalam proses pembekuan darah. Sudah tahu tentang bahaya penyakit liver?

Adanya gangguan pada liver pun dapat memengaruhi fungsi-fungsi tersebut, terutama dalam proses metabolisme tubuh. Pada umumnya, penyakit liver kerap disebabkan oleh pola makan yang tidak sehat, konsumsi alkohol berlebih, hingga infeksi virus.

Dikutip dari Web MD, liver disease atau penyakit liver merupakan gangguan kesehatan yang terjadi karena adanya kerusakan pada organ hati. Seseorang dapat dikatakan menderita penyakit ini jika kerusakan sel-sel dalam organ hatinya telah mencapai hingga 75 persen.

Penyakit hati juga dapat menyebabkan penurunan fungsi yang perkembangan penyakitnya melalui beberapa tahap, di antaranya:

Tahap 1

Terdapat peradangan pada sel-sel hati sehingga menyebabkan jaringan hati menjadi lunak dan membengkak.

Tahap 2

Jaringan liver mulai terjadi fibrosis atau pembentukan jaringan parut, sehingga turut memengaruhi fungsi hati.

Tahap 3

Tahapan yang ditandai dengan sirosis atau kerusakan parah, karena adanya penumpukan jaringan parut pada hati dan sudah berlangsung lama. Pada tahap ini, hati sudah tidak dapat berfungsi dengan baik dan dapat menimbulkan gejala yang lebih serius.

Tahap 4

Kondisi ketika fungsi hati telah hilang sepenuhnya atau dikenal dengan gagal hati. Kerusakan hati sudah bersifat terminal atau tidak dapat disembuhkan lagi sehingga memerlukan penanganan khusus, salah satunya transplantasi hati.

Tanda dan gejala penyakit liver

Sebenarnya tanda dan gejala penyakit liver bergantung pada penyebab yang mendasarinya. Namun diketahui ada beberapa kondisi umum yang menjadi ciri penyakit liver, yakni:

  • Kulit dan mata tampak kekuningan (sering disebut juga sebagai jaundice)
  • Nyeri perut disertai bengkak
  • Bengkak pada kaki dan pergelangan kaki
  • Warna urine gelap
  • Kelelahan
  • Mual dan muntah
  • Penurunan nafsu makan
  • Sering mengalami memar

Kendati demikian, tetap ada kemungkinan muncul tanda dan gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Penting untuk kamu segera berkonsultasi ke dokter jika mengalami perubahan yang tak biasa pada tubuh.

Penyebab penyakit liver

Beberapa faktor yang diketahui dapat menjadu penyebab penyakit liver di antaranya:

  • Penyakit autoimun
  • Faktor genetik
  • Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan
  • Pola makan tidak sehat
  • Obesitas
  • Pemakaian jarum suntik bersama dengan orang lain
  • Melakukan tato atau tindikan dengan alat yang tidak steril
  • Infeksi virus, seperti virus hepatitis

Macam-macam penyakit liver

Seperti disebutkan sebelumnya, ada berbagai jenis penyakit liver yang dapat terjadi. Beda penyakit, beda pula tanda dan gejalanya. Berikut ulasan tentang ragam jenis penyakit liver:

1. Hepatitis

Dikutip dari laman Kemenkes RI, hepatitis merupakan suatu penyakit radang pada organ hati. Salah satu penyebabnya yang terbanyak adalah infeksi virus. Menurut World Health Organization (WHO), terdapat 2 miliar penduduk dunia yang mengidap penyakit hepatitis dan 1,4 juta di antaranya mengalami kematian.

Virus yang yang dapat menyebabkan hepatitis terdiri dari virus hepatitis A (HAV), virus hepatitis B (HBV), virus hepatitis C (HCV), virus hepatitis D (HDV) dan virus hepatitis E (HEV).

2. Sirosis hati

Sirosis hati adalah kondisi terbentuknya jaringan parut pada hati yang bersifat kronis. Biasanya ini terjadi karena kebiasaan konsumsi minuman beralkohol dan infeksi hepatitis jangka panjang.

Sirosis hati termasuk kondisi serius karena dapat memicu terjadinya gagal hati. Pola hidup sehat pun menjadi penting bagi pasien sirosis hati.

3. Fatty liver disease

Fatty liver disease atau perlemakan hati adalah kondisi yang terjadi ketika hati mengandung lemak yang terlalu tinggi, sehingga mengakibatkan peradangan pada hati. Penyakit ini sering ditemukan pada seseorang yang obesitas.

Kapan harus periksa ke dokter?

Jangan tunda untuk segera konsultasi ke dokter jika kamu memiliki tanda dan gejala yang berkaitan dengan gangguan fungsi hati seperti di atas. Dokter spesialis penyakit dalam di Primecare Clinic siap memberikan pelayanan terbaik untukmu dan keluarga tercinta.

Yang tak kalah penting, yuk mulai rutin medical check up dengan promo Periksa Darah Basic di Primecare Clinic, ya! Terdapat juga pemeriksaan trigliserida, kolesterol total, kolesterol HDL dan kolesterol LDL, lho.

Segera hubungi cabang-cabang di bawah ini untuk mendapatkan promonya!

PrimeCare Clinic Panglima Polim 0811-1958-188

PrimeCare Clinic Tebet 0811-8906-625

PrimeCare Clinic Depok 0811-2777-438

PrimeCare Clinic Kemang 0811-8882-7171

PrimeCare Clinic Samarinda 0811-5503-567

Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2022. All rights reserved.