Efek Samping Imunisasi pada Anak, Berbahayakah?

close-up-girl-sitting-bed-checking-temperature-with-thermometer.jpg

Pemberian vaksin sangat disarankan pada anak, bahkan wajib untuk bayi. Manfaatnya yakni dapat membantu mencegah bayi dari serangan penyakit yang membahayakan dan mengancam nyawa. Adakah efek samping imunisasi yang bisa terjadi?

Ya, salah satu efek samping yang sering terjadi pada sebagian besar bayi setelah diberikan imunisasi adalah demam.

Mengapa setelah imunisasi bisa demam?

Dikutip dari Web MD, vaksin biasanya dibuat dengan menggunakan bagian dari penyakit yang melindungi sang buah hati, tetapi tidak menyebabkan anak terjangkit penyakit tersebut.

Komponen vaksin memberitahu tubuh untuk membuat protein darah yang disebut dengan antibodi untuk melawan penyakit tersebut.

Misalnya, Si Kecil diberikan vaksin pneumonia. Apabila nantinya anak terserang penyakit tersebut, tubuhnya akan mengenali gejalanya dan memiliki cara maupun senjata yang tepat untuk memerangi gejala penyakit tersebut, sehingga terbentuklah kekebalan tubuh.

Muncul reaksi sebagai tanda kerja vaksin

Reaksi ringan yang muncul setelah vaksin biasanya menjadi tanda bahwa imunisasi yang diberikan mulai bekerja pada tubuh anak, tepatnya tanda bahwa sedang terbentuk antibodi baru. Biasanya, reaksi ini akan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari.

Efek lain yang mungkin terjadi ketika anak disuntik vaksin termasuk seperti:

  • Memar dan memerah pada area tubuh yang disuntik
  • Lebih rewel dan mudah menangis
  • Demam ringan
  • Sulit tidur

Sementara itu, ada pula reaksi yang terbilang jarang terjadi, seperti muntah, mengantuk, dan kehilangan selera makan.

Jadi, demam yang terjadi setelah anak diberi imunisasi merupakan reaksi alami yang wajar.

Kapan efek samping imunisasi perlu diperiksa dokter?

Meski wajar jika terjadi efek samping ringan, segera bawa anak konsultasi ke dokter jika muncul gejala berikut:

  • Anak menangis tanpa henti hingga lebih dari dua jam
  • Mengalami demam tinggi yang tidak wajar selama lebih dari 24 jam
  • Anak bernapas dengan cepat

Apa yang perlu dilakukan saat anak demam setelah imunisasi?

Jika anak mengalami demam atau ketidaknyamanan setelah suntik vaksin. Berikut beberapa tips yang dapat Bunda lakukan di rumah:

  1. Berikan anak asupan cairan cukup, sebab demam bisa mengakibatkan terjadinya dehidrasi
  2. Tenangkan anak, temani dan berikan usapan-usapan lembut dan menenangkan
  3. Hindari memakaikan pakaian berlapis pada anak karena akan membuatnya tidak nyaman

Kesimpulannya, jangan khawatir jika anak demam setelah imunisasi, sebab ini merupakan reaksi tubuh yang terjadi secara alami. Berikan pendampingan maksimal dan jika memang demam berlanjut, segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Imunisasi aman dan nyaman hanya di Primecare Clinic

Pemberian vaksin pada anak merupakan hal yang penting guna menghindari risiko terjadinya infeksi. Segera amankan reservasi vaksinasi untuk anak dan keluarga hanya di Primecare Clinic! #MulaidariKamu

Primecare Clinic
Cabang Tebet
(Informasi dan pendaftaran: 0811-8906-625)

Cabang Panglima Polim
(Informasi dan pendaftaran: 0811-1958-188)

Cabang Samarinda
(Informasi dan pendaftaran: 0811-5503-567)

Keyword pencarian:
vaksin, vaksin hepatitis, vaksin anak, vaksin pneumonia, vaksin flu, vaksin dengue, imunisasi, jadwal vaksin, efek samping imunisasi, demam

Copyright by PT. Layanan Medika Pratama 2022. All rights reserved.